RSS Feed     Twitter     Facebook

Pangkas tarip

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 578 views    Font size:
Pangkas tarip

Industri telekomunikasi yang memasuki masa saturasi (jenuh), tak pelak membuat banyak operator menerapkan strategi mengejar volume. Baik mengejar jumlah pelanggan atau kapasitas untuk mencapai target keuangan yang dicanangkan.

Operator yang mengedepankan volume strategi ini biasanya mengandalkan tarif murah untuk melakukan penetrasi pasar mengingat di era saturasi potensi berasal dari segmen C dan D. Contohnya, PT XL Axiata Tbk (XL) yang berani memangkas tarif layanan datanya menjadi 49 ribu rupiah per bulan baik untuk pengguna BlackBerry Full Service atau internet unlimited.

Program yang dibalut nama “Xmua 49” itu menawarkan paket berlangganan XL BlackBerry Full Service hanya 49 ribu rupiah per 30 hari selama 3 bulan pertama. Paket istimewa ini hanya berlaku untuk pelanggan baru, baik prabayar maupun pasca bayar.

Program ini berlaku sejak 23 September 2011. Caranya sangat mudah, yaitu cukup hanya dengan mengirimkan SMS ke 568 dengan keyword BB (spasi) Bulan atau bisa melalui UMB di *123#. Pelanggan akan mendapatkan layanan unlimited email, chatting, social networking, dan browsing.

Paket berlangganan XL Internet Unlimited juga bisa didapatkan pelanggan dengan harga 49ribu rupiah per 30 hari. Dengan berlangganan semurah itu, pelanggan akan mendapatkan layanan berkecepatan sampai to 512 Kbps. Caranya sangat mudah, pelanggan hanya perlu membeli kartu perdana XL Internet Unlimited dan mengaktifkannya. Sementara itu bagi pelanggan lama cukup dengan cara mengaktifkannya melalui *123*400#.

Selain itu, program “Xmua 49” juga menawarkan paket bundling BlackBerry Bold 9900 Smartphone dengan cicilan sangat menarik, yaitu sebesar 490 ribu rupiah per bulan selama 12 bulan. Cicilan 12 bulan dengan kartu Kredit BCA, Mandiri, dan BNI.

Keringanan lainnya adalah Gratis Down Payment 999 ribu rupiah untuk 1000 pre-order pertama. Paket ini sudah termasuk layanan XL BlackBerry Full Service selama 12 bulan dan bonus Merchandise untuk 500 pertama. XL sendiri menargetkan hingga akhir tahun ini mampu menjual Dakota sebanyak 35 ribu unit.

Berdasarkan catatan, Average Revenue Per User (ARPU) dari 1,3 juta pelanggan BlackBerry XL sekitar 60-70 ribu rupiah, sementara untuk pengguna akss internet melalui dongle sebesar 50 ribu rupiah. Selama semester I 2011 pendapatan dari layanan data XL meningkat sebesar 47 persen jika dibandingkan periode sama 2010 dan memberikan kontribusi sebesar 21 persen terhadap total pendapatan atau sekitar 1,91 trilun rupiah.

GM Marketing Access XL Axiata Riza Rachmadsyah optimistis kontribusi layanan data bagi total omset perseroan tak akan berkurang pada akhir tahun nanti walaupun strategi banting harga dijalankan. “Kunci keberhasilan dari strategi ini adalah di volume yang ingin dicapai. Kami mengharapkan jumlah pengguna layanan data XL bisa melesat 30 juta dari 26 juta nomor yang ada saat ini,” katanya di Jakarta, Senin (26/9).

Head of Corporate Communication XL Febriati Nadira menegaskan, walaupun banting tarif dilakukan, namun perseroan tak melupakan kualitas layanan. “Untuk besaran kapasitas bandwidth BlackBerry secara langsung ke Research In Motion (RIM) sebesar 2 Gbps, melalui dua penyedia layanan infrastruktur yang berbeda, sehingga menjamin jaringan XL untuk semakin handal. XL satu-satunya operator di Indonesia yang terkoneksi ke RIM,” tegasnya.

Diungkapkannya, selama 12 bulan terakhir, XL telah menambah BTS sebanyak 4.084 BTS (2G/3G) di seluruh Indonesia, dimana 1.220 merupakan 3G BTS . Total BTS (2G/3G) pada akhir Jun’11 berjumlah 24.971 BTS. Pada tahun ini dianggarkan belanja modal sekitar 6 triliun rupiah.

“Kami juga baru saja selesai melakukan kualitas jaringan data XL di Sumatera dan kepulauan di sekitarnya. Hasilnya sangat memuaskan,” katanya. Vice President XL West Region, Agus Simorangkir menegaskan, di kota-kota besar di Sumatera, jaringan XL telah siap dan mampu melayani komunikasi data yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

Diungkapkannya, saat ini semua site XL di Kota Medan sudah menggunakan second carrier, yaitu dua 3G per BTS, sehingga jaminan kecepatan yang didapatkan pelanggan akan jauh lebih baik. Jumlah BTS XL di Medan ada 934 BTS (Base Transceiver Station) dan 252 BTS di antaranya sudah memiliki 3G. XL berharap seluruh BTS pada akhir tahun ini akan terpasang 3G.

“Khusus untuk Medan, target XL adalah menjadikan kota terbesar ke-3 di Indonesia ini sebagai The Broadband City. Syarat untuk predikat itu adalah di seluruh kota yang sudah tersedia jaringan infrastruktur telekomunikasi yang andal, dan berkualitas terutama untuk komunikasi mobile data. XL di Medan dan Batam menyediakan “jalan tol”,yang memungkinkan akses data berselancar dengan mulus,” katanya.[dni; http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/72161). FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*