Islam

Mengukur derajat keimanan kita

Sebagaimana saya dapat pelajaran dari Ulama dan Kyai ASWAJA bahwa derajat Keimanan itu dalam ajaran Agama kita ada 4 (Empat) tingkatan dan kita dapat introspeksi diri agar kita selalu memohon ridlo Allah SWT, sesuai dengan do’a dari keluarga Imroon, menukil Surat-3 Aali Imroon ayat-8 :

 

“(Mereka berdoa): “Ya Tuhan, jangan Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (Karunia)”. Adapun Derajat Keimanan terdiri dari :
1-Aqidah yaitu tingkat ke-Iman-an yang paling dasar, pelakunya berkatagori Muslimiin yaitu yang mengaku beragama Islam. Kriterianya hanya meyakini dan mengerjakan penjabaran pada rukun Iman, Ihsan dan Islam namun tidak memahami dasar hukumnya.

2-Syari’at yaitu tingkat ke-Iman-an yang telah mengetahui dasar hukum, pelakunya berkatagori Mukminiin yaitu yang telah beriman, mengetahui dan memahami dasar hukumnya pada Al-Qur’aan, Al-Hadits, Ijma dan Qiyas, dalam memahami dan mengamalkan penjabaran Tauhid pada rukun Iman, Ihsan dan Islam serta bisa hafal Al-Qur`aan.

3-Hakikat yaitu tingkat ke-Iman-an yang telah mendekati kesempurnaan, pelakunya berkatagori Shoobiriin yaitu orang-orang yang selalu Sabar, Muhsiniin yaitu orang-orang yang selalu berbuat Kebajikan, Shoodiqiin yaitu orang-orang yang selalu Jujur, Mukhlisiin yaitu orang-orang yang diberi Petunjuk dan Shoolihiin yaitu orang-orang yang Saleh.

 

Kriterianya memahami dan mengamalkan penjabaran Tauhid pada rukun Iman, Ihsan dan Islam serta mengamalkan Al-Qur`aan, Al-Hadits, Ijma dan Qiyas dalam perikehidupannya.

4-Ma’rifat yaitu tingkat ke-Iman-an yang telah mencapai kesempurnaan, pelakunya berkatagori Muttaqiin yaitu orang-orang yang Taqwa adalah orang yang beriman yang beramal saleh dan berserah diri serta takut akan azab Allah SWT.

 

Kriterianya memahami dan mengamalkan penjabaran Tauhid pada rukun Iman, Ihsan dan Islam serta mengamalkan isi Al-Qur`aan dalam perikehidupannya.

Mari kita introspeksi diri, sejauh mana tingkat keimanan kita dan perbaikilah Aqidah agama Islam yang ma’ruf yaitu “Laa Ilaaha Illaallaah Muhammadur Rosuulullaah”, karena Aqidah, dasar awal pondasi ke-Iman-an, menukil Surat-5 Al-Maa’idah ayat-3 :

 

“…Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Ku-ridloi Islam itu menjadi agama bagimu,…”. (M. Suffron Chaffas)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close