TekomGrup

Telkom siap dukung smart city

JAKARTA (IndoTelko)-Pemerintah menggandeng pemangku2 kepentingan menggulirkan Gerakan Menuju 100 Smart City untuk Smat Nation di Indonesia. Gerakan Smart City ini  program Kemen-Kominfo yang berintegrasi dengan Kemenpan, Kemendagri, Kemenpu, APEKSI dsb.

 

Dirjen Aptika Kemenkominfo Samuel A Pangerapan menyatakan strateginya mengimplementasikan Smart City, dari 500-an kabupaten/kota, 25 yang terpilih  harus sukses mengimplementasikan Smart City hingga 2019 dan lanjut pada 100 kabupaten/kota lain.

 

Smart City melayani internal pemerintahan dan masyarakat berfasilitas memadai, Kemenkominfo dan Kemendagri telah meriset ruang fiskal 25 daerah terpilih ini. “Riset kemampuan SDM daerah yang masuk salah satu faktor penentu diikuti kemampuan jaringan dan infrastruktur termasuk akses broadband”.

 

“Pemerintah menyusun panduan masterplan smart city untuk kab/kota, untuk mencegah agar smart city tidak jadi bola liar di mana masing masing mempersepsikan berbeda,” papar Direktur e-Government KemenKomunikasi dan Informatika Firmansyah Lubis.

 

Bupati Banyuwangi AA Anas mengisahkan inisiatif “smart kampung”. Pemda menyediakan wifi serta melatih melek digital. Hasilnya, remaja2 kampung, ibu rumah tangga aktif menggunakan medsos untuk mempromosikan wisata, komoditas unggulan, dan barang dagangan.

 

Bahkan baru2 ini, film buatan remaja kampung ini berhasil juara di festifal film di Barcelona dan Perancis. Regional Account Director Telkom Rosydul Umam Aly mengaku siap mendukung gerakan itu dengan mengundang pemda untuk memasukkan proposal dana CSR ke mereka, yang terkait pembangunan smart city.

 

“Telkom siap mendukung daerah yang ingin menerapkan smart city. Contoh di Banyuwangi kita dukung smart kampung dengan memasang 1400 @wifi.id,” pungkasnya. (ak; http://www.indotelko.com/kanal?c=bid&it=pemerintah-smart-city)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close