RSS Feed     Twitter     Facebook

Mengefisienkan makan

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 7 views    Font size:
Mengefisienkan makan

BATAMNEWS.CO.I-Jerman negara industri terkemuka. Di negara seperti ini, banyak yang mengira warganya hidup foya2. Ketika tiba di Hamburg, saya dan rekan2 ke restoran. Kami lihat banyak meja kosong. Ada satu meja dan ada remaja makan. Ada 2 piring makanan & 2 kaleng minuman di mejanya.

 

Saya tanya dalam hati, apa hidangan simple dapat disebut romantis & apa si gadis gak meninggalkan si pemuda kikir itu? Ada lagi beberapa wanita tua di meja lain. Ketika makanan dihidangkan, pelayan membagi makanan itu & mereka menghabiskan tiap butir makanan yang ada di piring mereka.

 

Karena lapar, rekan kami pesan lebih banyak makanan. Saat selesai, tersisa kira2 sepertiganya yang tidak kami habiskan di meja. Begitu hendak meninggalkan restoran, wanita tua dari meja sebelah bicara pada kami berbahasa Inggris, kami dan teman2 paham mereka tidak senang kami memubazirkan makanan.

 

Lalu temanku berkata : “Kami yang bayar, bukan urusan kalian jika makanan kami tersisa”,

Wanita2 itu meradang. Dia ambil HPnya & menghubungi seseorang. Sesaat seorang lelaki Sekuritas Sosial tiba. Setelah mendengar sumber masalah pertengkaran, Petugas itu menyatakan kami bersalah, lalu mendenda Euro 50 (Rp. 750.000), sambil menyerahkan surat denda.

 

Petugas itu berkata dengan suara yang tegas, :“Uang  milik anda tapi sumber daya alam (SDA) ini milik bersama. Ada banyak orang lain di dunia yang kekurangan. Kalian tidak berhak menghamburkan SDA ini, pesan hanya yang sanggup kalian makan” Kami tertunduk malu” Ini ajarkan kami mengubah kebiasaan buruk kita.

 

Pola pikir dari masyarakat di negara makmur tersebut seharusnya membuat kita semua malu, Kita harus merenungkan hal ini. Kita dari negara yang tidak makmur2 amat. Untuk gengsi, kita sering pesan banyak & berlebihan saat menjamu tamu. “Money is yours but resources belong to the society.” (Karnuwayan; dari grup WA-VN; sumber snw; Cun Liang)

 

Monggo lengkapnya klik aja :  (http://batamnews.co.id/berita-5571-jurnalisme-warga-perilaku-orang-jerman-saat-makan-ini-patut-ditiru-pesan-sesanggup-kalian-makan.html)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*