RSS Feed     Twitter     Facebook

Efek Reboan-Jahe (FE 057)

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 4 views    Font size:
Efek Reboan-Jahe (FE 057)

Selain membahas masalah2 serius, Reboan bulan September-2017, juga ngobrolin hal remeh-temeh, misal soal Jahe. Bermula dari pak Thomas W, yang bawa tape ketan Muntilan yang tersohor. Tuan rumah, pak Sarwoto tahu banyak soal jahe. Dia mengeluarkan stok ramuan jahenya, sehingga kami disuguhi minuman jahe ketan yang cocok dihirup sore yang hujan.

Dari pak Thomas saya dapat bocoran resep tim-ayam bumbu jahe, yang kemarin saya coba. Setengah potong dada Ayam di-iris2 selebar 2-3 jari, dicuci bersih dengan air mengalir.  Potongan daging yang lembut itu saya bungkus dengan 2 lembar daun papaya, kemudian saya masukan freezer beberapa jam.

Bumbunya menurut pak Thomas simple, garam, jahe dan bawang putih. Semua digerus tidak terlalu lembut, sedikit air dilarutkan ke cobek dicampurkan potongan daging ayam. Dengan muntu (penumbuk) saya tekan2  daging ayam tadi agar empuk dan bumbunya meresap. Semua saya tempatkan pada bejana kecil terbuat dari stainless steel. Dikukus dengan api sedang dan saya tinggal sholat Ashar ke musola.

Sepulang sholat, saya lihat masakan saya matang, kuah jahe sudah tercampur dengan minyak ayam yang penampilannya oily (Jawa: klintrek2), menggiurkan. Karena warnanya putih, saya cemplungkan tiga buah cabe rawit hijau besar tanpa saya ambil tangkainya. Saya cicipi, daging ayamnya mempur, mudah hancur dan lezat. Merci beaucoup pak Thomas.

Nah, tentang sausnya. Saya ingin kecap kental dan lengket, seperti yang saya cicipi di resto di Bandara Beijing, tapi saya tidak tahu nama dan cara membuatnya. Saya coba saus yang lebih colourfull, guna mengimbangi warna tim ayam yang putih itu.

 

Tomat buang bijinya, bawang merah dan cabe rawit hijau saya potong kecil2. Saya siram dengan sedikit minyak panas, sekedar menghilangkan bau tomat mentah yang saya kurang suka, barulah saya bubuhi cuka dan tuangkan kecap manis.

Kalau saya ceritakan disini bagaimana rasanya, pasti saya dianggap berlebihan, makanya saya hanya bisa sampaikan coba sendiri saja, gampang kok, tidak akan menyesal. (Sadhono Hadi; dari grup WA-VN)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*