RSS Feed     Twitter     Facebook

Hadits (5): Abu Huraira (TA 029 dan 165)

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 5 views    Font size:
Hadits (5): Abu Huraira (TA 029 dan 165)

(reposting);

(1)-Abu Huraira bersama Nabi SAW hanya 4 tahun, namun ia sahabat yang terbanyak menyampaikan hadits. Jumlah hadits dari dia 5347 hadits. Abu Huraira masuk Islam tahun 7H/628M. Nama Abu Huraira itu pemberian Nabi, banyak riwayat yang menyebutkan nama aslinya pria dari Yaman itu.

 

Selama 4 tahun dimanfaatkan waktunya terus menerus bersama Nabi. Ia selalu melayani Nabi.  Ia hanya berpisah dengan Nabi saat diperintahkan da’wah ke Bahrein, bersama Quddamah diutus mengumpulkan pajak (jizyah) dan ketika mengantarkan surat ke Amir di Bahrein.

 

Ia tekun menghapal Al Qur’an. Ia juga ingat ucapan2 Rasul serta sahabat Abu Bakar, Umar dll. Waktu2 malamnya ia shalat tahajud dan sisa waktunya dipergunakan menghapal Al Qur’an dan Hadits. Ia selalu berpuasa tiap tiga hari awal bulan.

 

Suatu saat ia menghadap dan menceritakan kesedihan karena ibunya tak mau masuk Islam, menghina Islam. Ia mohon agar Nabi SAW mendoakan ibunya dapat hidayah dan masuk Islam. Nabi berdo’a untuk ibunya dan benar, ketika ia menjumpainya, ibunya bersedia megucapkan 2 kalimat shahadat.

 

Pada masa Nabi hidup, Abu Huraira orang miskin. Bersama orang2 miskin lain yang saat itu 70 orang tinggal di serambi Masjid Nabawi. Mereka mengharapkan pemberian makanan dari Nabi SAW atau dari orang2 kaya. Namun ia pantang me-minta2 atau makan sisa makanan. Ia sering diberi upah dari mengajar Qur’an atau Hadits.

 

Pernah saking laparnya ia ikatkan batu ke dalam ikat pinggangnya. Pernah juga karena tidak kuat menahan lapar, ia berbaring di mimbar dan orang menyangka-nya ia gila. Ketika Nabi lewat di dekatnya dan ditanya mengapa ia berbuat demikian? jawabnya hanya lapar dan Nabi segera mencarikan makanan untuk Abu Huraira.

 

Ia tetap menjalankan hidup sederhana walau menikah dengan Bisrah binti Gazwan. Ia tetap dermawan dan sering menjamu teman2nya. Rumahnya di Madinah di sedekahkan kepada pembantu2nya.

 

Zaman khalifah Umar, ia diangkat jadi Gubernur Bahrein, tapi setelah ia dicopot karena dicurigai menyimpan uang banyak. Abu Huraira memberikan asal usul uangnya antara lain dari peternakan kuda. Ketika Umar akan mengangkatnya kembali ia menolak. Ia juga menolak saat Ali meminta jadi gubernur Madinah, namun ia mau jadi Gubernur Madinah saat Mu’awiyah berkuasa.

 

Hadits yang disampaikan banyak dirujuk ulama2 Hadits termasuk Buchari dan Muslim. Yang disepakati Buchari dan Muslim bersama 325 Hadits. Yang hanya disepakati Buchari 93 hadits, yang oleh Muslim 189 hadits. Murid Abu Huraira yang membantu menuliskan Hadits riwayatnya tidak kurang dari 9 orang, (Sumber Mohammad Mustafa Al-Azami dan Ensiklopedi Islam)

 

(2)-Saya pernah menulis tentang sahabat Abu Huraira pada TA 029, namun setelah mendengar khotbah KH Slamet Rahardjo di mesjid tua Sleman, ingin saya menulis lagi tentang sahabat Rasul yang penuh inspiratif ini.

 

Abu Huraira berusia (30), saat masuk Islam tahun 7H, setelah penaklukan benteng Khaibar, sehingga ia bersama Rasul hanya 4 tahun, atau efektif 3 tahun, karena ia sering bertugas ke luar kota. Pria rasal Yaman ini jadi sumber inspirasi bagi orang2 yang merasa terlambat mendalami agama. Abu Huraira menunjukan pada kita bahwa tidak ada kata terlambat dalam belajar agama.

 

Suatu saat Rasul tanya ke sahabat2 di masjid Madinah, “Siapa diantara kalian yang mau mengamalkan yang aku ajarkan dan mengajarkan lagi pada orang yang mau mengamalkan?”, Abu Huraira yang saat itu belum lama masuk Islam langsung berdiri, “Saya, Rasul”, katanya tanpa ragu-ragu.

 

Rasul mengenggam tangan sahabat barunya, seolah beliau tahu orang ini dapat diandalkan kelak. Abu Huraira merasa genggaman Rasul itu seolah segunung amanah yang ditumpahkan ke relung dadanya. Ia merasa sesak dan bertekad melaksanakannya dengan se-baik2nya. Sejak itu ia seolah menempel Rasul, jadi pelayannya dan ikut kemanapun Rasul pergi. Ia selalu hadir saat Rasul bertemu sahabat2 utama.

 

Ia tekun mempelajari Al Qur’an dan hafalkan ucapan dan tindakan Rasul. Setelah Rasul wafat ia dikenal gudangnya ilmu dan ia yang terbanyak meriwayatkan hadits, diantara sahabat2. Dari Abu Huraira ada 5347 Hadits. Bayangkan, bila 3 tahun itu 1000 hari, maka tiap hari  rata2 ia kumpulkan hadits berbeda lebih dari lima riwayat.

 

Beliau dianugrahi daya ingat istimewa, hapal hadits2nya. Luar biasa, adakah kita lebih keras bekerja daripada Abu Huraira?  Ia wafat di Madinah pada usia 78 tahun dan pada usia tuanya ia menjadi tujuan orang belajar Al Qur’an dan Al Hadits. (Sadhono Hadi; dari grup WA-VN)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply