RSS Feed     Twitter     Facebook

-Bisnis Ide dan solusi(2/2)

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 16 views    Font size:
-Bisnis Ide dan solusi(2/2)

(mediaindonesia.com)-Seri berikutnya : Bagaimana menjalankan Branding Consultan?

Pertama, meriset kenapa orang mau beli sesuatu dsb. Setelah riset selesai, kita terapkan dan Tanya ke klien, ingin dikenal seperti apa. Lalu, kita tuangkan ke desain. Jadi kadang, walau kita branding logo, belum tentu berubah tergantung kegunaannya.

 

Bisa berubah sedikit atau banyak, tergantung hasil riset. Kami fokus, branding yang bisa membawa pengaruh finansial untuk klien, bisa naik berapa kali lipat tergantung jenis usaha klien. Jika terjadi, kami di jalan yang benar. Seiring berjalan waktu, kami terus improve metodologi hingga jadi seperti sekarang.

 

Sistem kerja Dreambox

Kami punya tiga divisi, yaitu marketing, strategi, dan desain. Marketing ini untuk cari order, follow up dan kegiatan lainnya. Divisi strategi bertugas meriset dan berkomunikasi demi mencapai keinginan bersama, sedangkan divisi desain menerjemahkannya hingga jadi konsep final. Jadi, di akhir proyek, kami akan merilis brand guideline, mencakup bagaimana perusahaan klien dikenal. Misalnya sebagai perusahaan yang ingin dikenal ramah, kami memberikan panduan bagaimana satpam say hello, body language-nya, harus santai dan bersahabat. Tapi jika ingin dikenal formal, pendekat­annya beda lagi, yang penting harus konsisten dari tahun ke tahun.

 

Kalian masih muda2, bagaimana meyakinkan tentang kualitas pelayanan Perusahaan

Berpenampilan profesional dan banyak belajar supaya bisa jawab challenge klien dengan mudah. Kami berusaha menunjukkan hasil2 kerja yang sudah sukses menggunakan metode yang kami berikan.

 

Bisnismu punya Badan Hukum?

Sudah, namanya CV Dreambox Denalo International. Total saat ini tim kami 22 orang, ada 3 pendiri dan pemilik, salah satunya saya sebagai CEO dan dua direktur utk perusahaan subsider.

 

Kunci sukses kalian?

Kami bertekad, memberi klien lebih dari dana yang mereka keluarkan, 2 tau 3x lipat. Prinsip itu didapat dari mentor branding consultant yang kami datangkan. Dari situ, mata kami terbuka, branding itu tidak cuma tentang desain, tetapi mencakup banyak hal.

 

Kiat berkompetisi dengan perusahaan sejenis?

Selama ini kami berikan return on investment utk klien, bayar Rp1 juta dapat Rp100 juta, dari situ dapat word of mouth.

 

Omzet yang kalian dapat?

Sudah miliaran per tahun. Untuk tahun2 awal, mungkin Rp50 jutaan. Tapi, seiring berjalannya waktu, terus meningkat. Yang pasti, branding ini efeknya berasa buat kami. Target marketing harus selalu berkali-kali lipat dari sebelumnya. Kita harus selalu bisa mencapainya.

 

Klien yang kalian tangani?

Merpati Nusantara Airlines, Heksa Insurance, Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya di Lampung, PT Gincourt Resources yang bergerak di industri pertambangan serta RSIA Bunda (M-1; Patrick Vicenzo; bahan dari http://www.mediaindonesia.com/news/read/87548/dreambox-bisnis-ide-dan-solusi/2017-01-15)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code