Opini dan sukses bisnis

Hengky raup 100 Jt tiap bulan dari Limbah Plastik

(jogja.tribunnews.com)-PURWOREJO-Plastik satu dari benda2 yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan. Namun, tergantungnya dengan benda yang terbuat dari plastik jadi masalah tersendiri. Plastik itu benda yang sulit terurai secara alamiah.

 

Sedangkan volume penggunaannya terus meningkat, inilah yang jadi akar masalah serius untuk lingkungan apabila tidak segera diatasi. Bagi Hengky Adi Wibowo (31), warga jalan Kyai Brengkelan 11 Purworejo, hal itu jadi peluang usaha.

 

Sejak 5 tahun lalu ia buka usaha pengolahan limbah plastik di rumahnya. Dari usahanya ini, selain berhasil membantu proses daur ulang limbah plastik ia juga memetik keuntungan yang lumayan. “Awalnya saya lihat teman yang memiliki usaha pengolahan limbah plastik. Saya kepikiran untuk mencoba” jelas Hengky ketika ditemui di rumahnya (21/11).

 

Faktor lain yang mendorongnya membuka usaha pengolahan limbah plastik ini kondisi lingkungan. Ia tahu limbah plastik sulit terurai di alam. Padahal, tiap hari penggunaan plastik makin meningkat. Hal itu lama kelamaan bermasalah. “Saya mikir, cara agar plastik itu bisa digunakan lagi. Setelah melihat usaha teman saya itu, saya mencoba” jelas Hengky.

 

Tiap harinya rumah Hengky yang di ringroad utara Purworejo ini mengolah sampai 1 ton limbah plastik. Macam2 plastik dari jenis PP, PE, PET dari berbagai warna ia olah. Ssebelumnya ia sortir sesuai jenis bahan dan warna plastiknya. “Limbah plastik itu saya dapatkan dari para pengepul, dan pengepul mendapatkannya dari para pemulung,” kata Hengky.

 

Untuk mengolah limbah plastik setelah disortir, plastik digiling dengan alat penggiling. Proses ini perlu air sebagai katalisator. Setelah digiling, dihasilkan serpihan plastik basah. Oleh Hengky, serpihan plastik ini dijemur. Setelah kering ia simpan di karung dan dijual.

 

“Kadang plastik jenis PET, keringnya agak susah. 1-2 hari baru kering, apalagi musim hujan,” imbuh Hengky. Menurutnya, serpihan plastik kering itu dijual ke pabrik pengolahan plastik Rp 5-10 ribu / Kg. Serpihan ini biasanya diolah jadi pellet atau bijih plastik. Bijih ini diolah kembali jadi macam2 produk berbahan plastik.

 

Usaha pengolahan limbah plastik ini cukup menjanjikan. Dalam sebulan omzetnya 100-120 juta rupiah. Bahkan, ia kini memiliki 2 tempat pengolahan plastik.

 

“Pengolahan yang di Sindurjan lebih dikhususkan pengepresan plastik PET. Untuk yang di sana, pabrik minta plastik berbentuk kotak hasil pres,” jelasnya yang memiliki 20 orang pekerja ini.

 

Usaha Hengky ini terus berkembang. Dalam 1minggu ia bisa setor 3x ke pabrik. Berlimpahnya limbah plastik jadi pendorong kuat mengapa usaha ini terus berkembang. Di Purworejo, terdapat 4 usaha sejenis. Hal ini menunjukkan jenis usaha ini terbuka lebar prospeknya.

 

erurusan dengan limbah akan berurusan pula gangguan kesehatan. Hal ini dikeluhkan oleh Bambang (28) seorang pekerja di pengolahan limbah milik Hengky. Yang harus diwaspadai debu dari serpihan plastik ketika sedang digiling.

 

“Debu plastik setahu saya berbahaya, apalagi ketika berada dekat mesin penggilingan. namun hal itu telah diatasi dengan keharusan memakai masker ketika bekerja”. Warga Karangjati, Loano ini mengungkapkan, selama 3 tahun ia kerja pada Hengky, tak pernah ada masalah kesehatan serius. Hal inilah yang membuatnya setia menekuni pekerjaan ini.

 

(Rento Ari Nugroho; Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com berjudul Hengky Raup Rp 100 juta per Bulan dari Limbah Plastik, Penulis: toa; Editor: wid; http://jogja.tribunnews.com/2012/11/21/hengky-raup-rp-100-juta-per-bulan-dari-limbah-plastik)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button
Close
Close