RSS Feed     Twitter     Facebook

200 Motor Siap Jual Pertamax Kemasan di Tol Jawa

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 4 views    Font size:
200 Motor Siap Jual Pertamax Kemasan di Tol Jawa

(cnnindonesia.com/ekonomi)- Brebes, Pertamina menyiapkan 200 unit sepeda motor pengangkut BBM kemasan. Unit pengangkut disiagakan di Kios BBM Kemasan atau KiosK Pertamax yang tersebar di ruas tol Jawa, khususnya di wilayah Marketing Operation Region (MOR) IV yang beroperasi di Jateng dan DIY.

“Total motoris yang disiapkan di MOR IV itu 200 unit. Terdiri dari 125 titik di jalur Pantura. Selebihnya, di jalur selatan,” ujar Fachrizal Imaddudin, Retail Fuel Marketing Rayon IV Pertamina Karesidenan Pekalongan, di SPBU MURI Brebes, Jateng (30/5).

Menurut pria yang akrab disapa Ical ini, penggunaan sepeda motor efektif untuk member layanan saat macet di ruas tol. Tak ayal, jumlah unit sepeda motor yang beroperasi meningkat dibanding tahun lalu yang hanya berjumlah 83 unit.

 

Nantinya, 4 unit sepeda motor pengangkut BBM Kemasan akan disiagakan di setiap Kiosk Pertamax di ruas tol Pantura. Rencananya, bakal ada 25 Kiosk Pertamax yang beroperasi di ruas tol Jateng-DIY.

Operasional unit motoris, berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Unit motoris hanya akan wara-wiri di jalur yang sudah dinyatakan padat oleh aparat Korlantas. Jika konsumen ingin membeli BBM, konsumen bisa langsung memanggil petugas.

“Sepeda motor kan tidak boleh lewat jalur tol. Jadi kami harus berkoordinasi dengan Korlantas,” ujarnya. Jenis BBM yang dijual dalam kemasan hanya Pertamax untuk bensin dan Dex untuk diesel. BBM ini dijual dalam kemasan tabung ukuran 10 lt dengan harga jual sama dengan harga di SPBU. Pertamax dibanderol Rp8.900 per liter dan Dex Rp10.100 per liter.

“Pembayaran ke petugas secara tunai” ujar Ical. Setiap motor mampu mengangkut 3 tabung atau 30 liter BBM. Jika habis, petugas bisa kembali ke Kiosk Pertamax asalnya untuk ambil stok baru. Menurut Ical, penjualan BBM di jalur tol diutamakan jenis BBM berkualitas tinggi. Itu sesuai data historis selama musim mudik beberapa tahun terakhir.

 

“Dari tahun ke tahun, historinya konsumen di jalur tol cari Pertamax. Dari penggunaan (Pertamax) lebih irit, lebih hemat dan jarak tempuh lebih jauh” ujarnya. (Lav;  Safyra Primadhyta; Bahan dari : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180530185057-85-302331/sebanyak-200-motor-siap-jual-pertamax-kemasan-di-tol-jawa)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code