RSS Feed     Twitter     Facebook

Lansia mencapai 20 Juta dan 90% berpotensi

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 21 views    Font size:
Lansia mencapai 20 Juta dan 90% berpotensi

(m.suarakarya.id)- Jakarta; : Hari Lansia Nasional HLUN di Indonesia jatuh pada tanggal 29/5/18, tetapi karena hari lubur dan bulan Ramadhan, diputuskan oleh Mensos diundur sesudah Hari Idul Fitri. Namun acara peringatan ringan tetap dilaksanakan organisasi2 yang memiliki anggota Lansia atau lembaga yang peduli terhadap kehidupan penduduk lanjut usia.

 

Di antaranya Persatuan Wredatama RI atau PWRI yang anggotanya pensiunan PNS dan pegawai BUMN Indonesia. Untuk menandai HLUN 2018, PWRI mengadakan peringatan melalui upacara penandatanganan kerja sama khusus dengan BKKN Pusat, di kantor pusat BKKBN, Jakarta, (21/5/18). Untuk selanjutnya ber-sama2 meningkatkan peran lansia di seluruh Indonesia.

 

Agar peduli terhadap anak dan cucu tiga generasi menuju keluarga sehat dan sejahtera. Dengan keberhasilan KB, kesehatan dan pembangunan umumnya, jumlah anak di bawah usia 15 tahun menurun drastis dan penduduk dewasa naik hampir 3x lipat dibanding keadaannya tahun 1970.

 

Penduduk lansia yaitu penduduk di atas usia (60) berlipat 10x lebih dibanding dengan jumlah (1970), yaitu dari 2 jutaan tahun itu jadi lebih dari 20 juta dewasa ini. Penduduk lansia itu 90% sehat dan kelihatan muda. Di negara tetangga, Malaysia, pada usia di atas 82 tahun, Mahatir Muhammad masih tegar dan berwibawa terpilih sebagai PM.

 

Di Indonesia Ketua Umum PWRI, Haryono Suyono (80), mampu jadi Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT dengan baik. Seperti dikemukakan Haryono, BKKBN dapat tugas membangun keluarga sehat dan sejahtera, di samping mengajak pasangan usia subur muda jadi akseptor KB. BKKBN berkenan menggelar kerja sama dengan PWRI, yang beranggota lebih dari 5 juta lansia pensiunan PNS dan BUMN.

 

“PWRI jadi mitra untuk membina sesama lanjut usia dan tiga generasi di bawahnya, sambil diberdayakan dan disiapkan menjadi keluarga sehat sejahtera,” kata dia.

 

Memorandum kerja sama itu ditandatangani Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo dan Ketua Umum PB PWRI, Haryono Suyono dan Sekjen Progo Nurjaman sebagai pertanda peringatan Halun 2018 tanggal 30/5/18 di Jakarta.

 

Anggota PWRI di seluruh Indonesia, melalui Silver College atau Sanggar Lansia Sehat Sejahtera yang akan dikembangkan di seluruh desa Indonesia, akan bergerak melalui kegiatan advokasi, komunikasi, informasi dan edukasi mengajak keluarga Indonesia membangun budaya hidup sehat sejahtera.

 

Pada tingkat pertama Sanggar itu dipusatkan pada 7000 Balai Informasi KKB, yang telah dibangun di 7000 kecamatan di Indonesia. Setiap desa diharapkan muncul Sanggar Lansia atau Silver College dikembangkan melalui gotong royong masyarakaat luas. (Subroto Yang; Bahan dari : Budi Seno P Santo Editor : Laksito Adi Darmono; http://m.suarakarya.id/detail/71244/Penduduk-Lansia-Mencapai-20-Juta-Dan-90-Persen-Masih-Berpotensi)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code