Selingan

Dari Ngemper Joe Taslim – Iko Uwais adu balap di Hollywood

(cnnindonesia.com)-Jakarta, Iko Uwais dan Joe Taslim jadi beberapa dari aktor Indonesia yang mampu menorehkan prestasi dunia. Kesuksesan dan ketenarannya tak datang dan dibuat dalam semalam.

Dua nama aktor Indonesia yang bersahabat itu bak berlomba membintangi film2 Hollywood. Seperti baru2 ini terjadi pada Iko Uwais. Iko baru merilis film Hollywood terbarunya, Mile 22, garapan Peter Berg. Aksi Iko mendapat pujian dari kritikus2 Hollywood. Riuh tepuk tangan muncul untuknya kala premier di California.

Sebelumnya, Iko terlibat di waralaba besar Hollywood, Star Wars. Sedang Joe Taslim juga cemerlang. Tercatat, ia jadi pemeran dalam serial TV AS, Warrior. Sebelumnya, ia muncul dalam Fast and Furious 6. Bila Iko tergabung dalam pasukan Star Wars, Joe Taslim di tim dari Star Trek. Walau saling ‘adu balap’, Joe Taslim memandang perjalanan kariernya dan Iko kini asa ‘pedepokan’ yang sama, The Raid.

“Kami lahir dari proyek sama, The Raid. Kita dulu ngemper tidur di jalan, berjalan sama2 kata Jota, panggilan Joe Taslim, saat usai gala premier Mile 22 di Jakarta. “Kalau berangkat dari rumah yang sama, saya pikir bisa berjalan dan saling mendukung ke depannya”.

 

Menurut Joe, sepak terjang Iko di Hollywood patut jadi contoh banyak orang. Bagi Joe, bersaing itu hal baik asal saling mendukung bak kakak-adik. Joe menegaskan dirinya dan Iko masih ‘anak kemarin sore’ di belantika Hollywood.

 

Yang terpenting kini banyak latihan dan jam terbang agar tidak mengecewakan. “Kita fokus di situ dulu, tapi nanti kalau kita besar ini baru saatnya kita untuk bersaing” kata Jota.

 

Ada The Raid lainnya
Joe sadar Indonesia punya banyak talenta yang bisa berkembang seperti dirinya dan Iko dan dilirik oleh mata internasional. Ia berharap ada ‘pedepokan’ seperti The Raid lain yang tumbuh dan membesarkan nama aktor Indonesia, seperti yang terjadi pada dirinya, Iko, Cecep Arif Rahman, dan Yayan Ruhiyan.

“Bila makin banyak film2 seperti The Raid yang bisa membukakan pintu talenta2 Indonesia, akan makin banyak perwakilan, dan akan makin banyak yang tahu kalau Indonesia punya aktor2″ kata Joe.  “Tapi bukan dari segi genrenya, tapi film yang ditonton dunia. Dijadikan kiblat. Karena [sutradara] Peter Berg bilang dirinya terpukau dari The Raid, dia menarik Iko dari situ. Karier saya dimulai dari The Raid“.

Usai The Raid, dalam waktu dekat Joe aksinya berduet dengan Iko dapat disaksikan di film The Night Come for Us yang diarahkan sutradara Timo Tjahjanto. Film juga dibintangi Julie Estelle dan Dian Sastro ini, sempat ditunda beberapa tahun setelah direncanakan sejak 2013. Dia harap film ini jadi pijakan film laga di Indonesia dapat terus dilirik dunia.

“Kemarin ada The Raid 1 dan 2, setelahnya ada Headshot, dsb. Action di Indonesia hidup, tapi jangan sampai tertidur lagi” kata Joe Taslim. “Sekarang orang luar mulai melihat film Indonesia sebagai, the future action movie. Dulu China, Hong Kong, Korea, tetapi kini Indonesia ada terobosan baru, jadi enggak boleh putus.”

Film The Night Come for Us direncanakan rilis perdana dalam Fantastic Fest September-2018 di Texas, Austin (end; Agniya Khoiri;  Bahan dari : https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20180821232353

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close