RSS Feed     Twitter     Facebook

Seribu Angklung Anggota dalam rangka HUT Korpri ke-47

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 1 views    Font size:
Seribu Angklung Anggota dalam rangka HUT Korpri ke-47

(cnnindonesia.com)-JAKARTA; Presiden Menteri Pariwisata Arief Yahya hadir di HUT Korpri ke-47 di Istora Senayan pada Kamis 29/11/18. Mereka dihibur 720 seniman dari daerah2, seperti 3 penyanyi perempuan berkostum Bali yang menyanyikan lagu Rayuan Pulau Kelapa.

Penyanyi itu diikuti puluhan penari menampilkan tari Dayak, tari Jaranan hingga kontemporer. “Temanya Bersatu dalam Perbedaan, menggambarkan keberaragaman budaya dan seni yang multietnis, multiagama, multidaerah dan multi usia. Semua kesenian itu tersaji bersama iringan orkestra,” ujar Paulus Surya, Show Director dan Conductor ‘Apresiasi Seni Korpri’ tertulis, (30/11).

Segmen pentas seni makin meriah berkat permainan 1.000 angklung anggota Korpri yang membawakan lagu Tanah Airku. Setelah itu nyanyian lagu daerah, seperti Rasa Sayange hingga Yamko Rambe Yamko.

Tidak kalah menarik, penampilan 40 penari Papua berkolaborasi dengan 160 penari kontemporer dari komunitas INLA Jakarta dan Medan. Tarian Kecak dari padepokan Made Bali nampak harmonis bersama tarian Jawa. Lalu ada pula tarian Saman dari Aceh.

“Musiknya dari 70 pemain orkestra, berkolaborasi istimewa dengan 50 pemain dari Saung Angklung Udjo Bandung serta Marching Band dari Pondok Pesantren An-Nur Malang,” imbuh Paulus. Pertunjukan makin berwarna dengan rangkaian kostum karnaval dan aneka ornamen flora fauna khas Indonesia yang mempercantik panggung.

Presiden menyampaikan apresiasi tinggi ke Aparatur Sipil Negara (ASN) karena, berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara. Ia memuji kinerja ASN yang jadi pengikat persaudaraan dan keberagaman. “Kemajuan yang kita capai, harus dipahami berkat kinerja ASN di semua level pemerintahan dan sektor sentral di tiap lini instansi,” ujar Jokowi.

Dia tekankan agar anggota Korpri lebih melek perkembangan teknologi dan memanfaatkan sosmed. Hal itu meningkatkan mutu layanan ke masyarakat yang kini lebih ingin kesederhanaan dan cepat.

 

Filosofi Bambu
Arief Yahya menuturkan, peringatan HUT ke-47 Korpri mengambil filosofi bambu yang akarnya jadi perekat tanah. Ini simbol memperkokoh dan mempersatukan bangsa. “Rangkaian kegiatan HUT Korpri meliputi 4 olah yaitu Olah Rasio, Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Ruh” katanya.

Olah Rasio, meliputi Talk Show, Kopdar Keren dan Awarding. Untuk Olah Rasa meliputi Expo, Bazaar, dan festival2. OR mencakup Family Fun Bike & Wheel Chair 10K, dan Permainan Tradisional Winway. Olah Ruh meliputi MTQ, Donor Darah dan Ziarah Taman Makam Pahlawan.

Usai upacara, Arief dan Sekmenpar Ukus Kuswara ke Pasar Rakyat di Plaza Timur Senayan, Jakarta. Ini berisi  pameran pelayanan publik dari sejumlah kementerian dan lembaga pada (24-29/11/18).

Di Pasar Rakyat ini ada produk layanan seperti kesehatan gratis dari Kemenkes, layanan paspor dari Kemenkum HAM, layanan SIM dari Polda Metro Jaya, dan layanan E-KTP dari Kemendagri. Ada pula festival produk olahan ikan dari Kemen-KP, dan pasar digital dari Kemenpar.

“Selain layanan masyarakat, Pasar Rakyat ini diisi oleh bazar kuliner nusantara, panggung hiburan, dan spot foto yang instagramable,” ujar Ukus. (mle/egp; Bahan dari : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20181130151421-269-350301/seribu-angklung-anggota-korpri-untuk-presiden-dan-menpar)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code