Psikologi

Supir Taksi Menempuh 200 Km Buat Kembalikan Dompet Turis

(travel.detik.com)-JOHOR; Kejujuran sopir taksi ini patut ditiru. Dia rela menempuh perjalanan 200 Km demi mengembalikan dompet Turis yang menaiki taksinya. Salut.

Sebuah cerita jujur yang menginspirasi dibagikan di FB oleh seorang turis Singapura yang naik taksi di Malaysia. Dirangkum detikcom, penumpang bernama Carney Mak ini pesan taksi melalui aplikasi Grab pada tanggal 4 januari 2019 di Johor Baru.

Carney tidak menyadari bahwa dompetnya tertinggal di taksi. Ia baru sadar ketika ingin membayar makan malam. Dalam perjalanan kembali ke Singapura, Carney pun melaporkan kepada Grab bahwa dia meninggalkan dompetnya di mobil. Tak lama setelah laporan, dia  mendapatkan telefon dari pengemudi.

 

Dalam perbincangannya di telefon, pengemudi akan memeriksa kembali mobilnya dan akan mengabari ke Carney melalui WA. Dan saat lewat tengah malam, pengemudi menghubungi dirinya bahwa dia menemukan dompet yang dicari.

Mereka pun mengatur janji bertemu keesokannya. Tepat pada jam 5 sore, mereka bertemu di sebuah pom bensin di Johor. Carney menceritakan setelah menurunkannya, pengemudi bernama Sateesh pun terus menjemput penumpang lain dan tak ada yang melihat atau mengambil dompet itu dari mobilnya.

Demi mengembalikan dompet mewah lengkap dengan isinya, Sateesh pun menempuh perjalanan lebih dari 200 Km dari Malaka ke Johor. Carney pun mengatakan bahwa dompetnya kembali dengan utuh, lengkap dengan isinya.

Tentu Carney sangat berterimakasih kepada Sateesh yang rela mengantarkan dompetnya dan harus menempuh perjalanan yang panjang. Mereka berfoto bersama dan Carney membagikan ceritanya di FB.

 

(sym/krs; Syanti Mustika; Bahan dari : https://travel.detik.com/travel-news/d-4853472/salut-supir-taksi-tempuh-200-km-buat-kembalikan-dompet-turis?tag_from=wpm_nhl_3)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close