P2Tel

Sepatu jadi Sarang Kuman

Seperti banyak diketahui orang, sepatu digunakan untuk melindungi kaki dari kotoran, cedera dan cuaca. Namun tanpa disadari banyak orang memanfaatkan sepatu hanya sebagai aksesoris untuk melengkapi penampilan, tapi kurang memperhatikan manfaat kesehatannya.

 

Tidak dipungkiri memang sepatu adalah salah satu pelengkap fesyen yang bisa menunjang penampilan, tapi tahukah Anda jika tidak dirawat dengan baik sepatu kesayangan Anda pun bisa jadi sumber kuman. Pasalnya, kebanyakan orang membeli sepatu berdasarkan karena modelnya bagus, murah dan nyaman, tanpa mereka sadari bahwa di dalam sepatu bisa juga jadi sarang kuman dan bakteri berbahaya.

 

Sepatu rentan sekali dengan kelembaban, pasalnya keringat yang bercampur kotoran atau debu di dalam sepatu menyebabkan kuman berkembang dan hidup lebih lama. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kaki menjadi bau. Karena biasanya sehabis digunakan, sepatu bukan langsung dibersihkan tapi hanya ditaruh dirak sepatu atau disembarang tempat. Kuman yang ada di dalamnya bisa berkembang dengan cepat dan menyebar ke sekeliling.

 

Pernahkah Anda sadari, setelah melepas sepatu, kaki Anda berjalan dan mulai beraktivitas di tempat lain, misalnya menginjak lantai kamar, dapur, kamar mandi bahkan tempat tidur. Penularan ini yang menyebabkan kuman bisa hinggap dimana saja. Tanpa kita sadari kuman bisa menginfeksi makanan.

 

Sepatu tampak luar memang terlihat bersih, tapi di dalamnya ratusan bakteri berkembang dan bisa membahayakan kesehatan. Merawat sepatu dengan cara dijemur di bawah sinar matahari bisa menjadi solusi untuk menghilangkan kuman. Tak hanya untuk kebersihan, ancaman kesehatan pun bekurang.

 

Menyimpan sepatu di tempat yang bersih, atau menggunakan kapur barus untuk menghalau kuman juga bisa dilakukan untuk menjaga sepatu dari serangan kuman di sekelilingnya. Ingat, kebersihan sepatu bukan hanya membuat Anda lebih sehat, tapi juga menghindarkan Anda dari penyakit kulit dan bau kaki. (Added by pipit1; http://kabarinews.com/awas-sepatu-jadi-sarang-kuman/51545)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version