P2Tel

Perubahan psikososial Lansia

Berdasarkan status perkembangan tubuh dan jiwa, tentunya lansia memiliki perubahan yang cukup signifikan. Mulai dari penuaan hingga rusaknya sistem yang bekerja dalam tubuh, tak kalah pentingnya adalah perubahan psikososial dalam usaha menerima perubahan status kesehatan.

 

Permasalahan terbeasar yang dialami lansia pada dasarnya sama yaitu menyiapkan kematian yang notabene akan dialami oleh semua orang, namun hal ini menjadi berbeda pada lansia karena sebagian besar lansia selalu berfikir bahwa “yang tua yang akan cepat mati” hal inilah yang menjadikan lansia memiliki dua sudut pandang berbeda.

 

Pada lansia dengan tingkat spiritual tinggi maka akan dapat menerima kenyataan yang akan diterimanya dan siap dalam menghadapi kematian, sedangkan pada lansia dengan tingkat spiritual rendah maka mereka sulit menerima keadaan yang menimbulkan kemungkinan terburuk yaitu menyalahkan takdir.

Salah satu alternatif yang dapat diberikan untuk peningkatan tingkat spiritual pada lansia adalah metode “Spiritual night care”. Berdasarkan penelitian Ramachandran 1995, diketahui bahwa pada lobus temporal manusia terdapat God Spot yang membuat manusia selalu terkait dengan Tuhan-nya.

 

Penelitian inilah yang medasari tercetusnya ide penerapan metode “Spiritual night care” dalam membangun tingkat spiritual pada lansia sehingga mampu menerima perubahan yang terjadi pada diri mereka. Metode ini dijalankan dengan cara membiasakan lansia untuk mendengarkan atau lebih baiknya membaca Kitab Nya sehingga terbentuk ketenangan jiwa yang berdampak pada kedekatan dengan Nya.

 

Selain hal ini, kegiatan lain yang akan diterapkan pada metode ini adalah terapi berdoa malam, sehingga hubungan langsung antara lansia dan Allah akan berlangsung dengan baik. (Pak Oto)-FR

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version