P2Tel

Manfaat berolah raga

Apakah tubuh Anda terasa lemas dan tidak bergairah? Jika Anda berpikir hal ini disebabkan duduk seharian di tempat kerja, kemungkinan Anda benar. Jangan khawatir, manfaat olahraga dapat membantu kondisi tersebut.

Olahraga bisa disebut sebagai obat ajaib yang dapat dilakukan dengan mudah tanpa biaya mahal, meski sering kali terlupa sehingga menimbulkan beragam keluhan kesehatan. Namun tidak ada kata terlambat. Berapa pun usia Anda, bukti ilmiah membuktikan bahwa aktivitas fisik dapat membuat Anda memiliki tubuh yang lebih sehat dan bahagia. Baru-baru ini, penelitian bahkan membuktikan bahwa hidup yang tidak aktif lebih berbahaya pada kesehatan daripada obesitas.

Menghalau Penyakit
Aktivitas fisik atau olahraga tidak lagi banyak mendapat perhatian. Padahal olahraga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit berbahaya.

1- Mencegah penyakit jantung dan stroke. Olahraga tiap hari dapat membantu mencegah penyakit jantung dan stroke. Sebab aktivitas tersebut akan memperkuat otot jantung, menurunkan tekanan darah, meningkatkan tingkat kolesterol baik high-density lipoprotein (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat low-density lipoprotein (LDL), serta meningkatkan kemampuan jantung dalam mengalirkan darah.

2-Mengendalikan diabetes. Olahraga dapat membantu mengurangi lemak tubuh sehingga dapat mencegah sekaligus mengendalikan diabetes yang tidak memerlukan asupan insulin.
3-Menurunkan tekanan darah tinggi. Olahraga yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi beban tubuh, sehingga mampu menurunkan tekanan darah bagi yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

4-Mencegah nyeri punggung. Peningkatan kekuatan dan ketahanan otot, serta fleksibilitas tubuh berkat olahraga dapat membantu mencegah nyeri punggung.

5-Menangkal obesitas. Aktivitas fisik teratur mampu menekan lemak tubuh dengan membangun massa otot dan meningkatkan metabolisme tubuh dalam membakar Jika dilengkapi dengan nutrisi yang sesuai, olahraga dapat membantu mengendalikan berat badan sekaligus mencegah obesitas sebagai pemicu berbagai penyakit.

6-Menunda keterbatasan fisik saat usia tua. Olahraga seperti berlari atau latihan aerobik, terbukti dapat menunda keterbatasan fisik yang dialami pada lanjut usia.
7-Menekan risiko osteoporosis. OR angkat beban secara teratur dapat membantu pembentukan tulang, juga mencegah berbagai gangguan pada tulang seiring pertambahan usia seperti osteoporosis.

Meningkatkan Kualitas Hidup
Manfaat olahraga tidak hanya bermanfaat dari sisi kesehatan fisik, namun sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Beberapa di antaranya:

1-Memperbaiki suasana hati. Ketika Anda merasa gundah atau menjalani hari yang penuh tekanan, maka berjalan cepat selama 30 menit atau berlatih di pusat kebugaran dapat membantu memperbaiki mood. Olahraga dapat menstimulasi zat kimia pada otak sehingga membuat Anda merasa lebih bahagia dan santai.

2-Menumbuhkan kepercayaan diri. Olahraga yang dilakukan secara teratur juga bermanfaat membuat Anda lebih percaya diri terhadap penampilan Anda.
3-Mengatasi stres. Penelitian terhadap efek psikologis dari olahraga mengungkapkan bahwa aktivitas tersebut dapat mengurangi depresi dan ketegangan untuk mengatasi stres.

4-Membuat tidur lebih nyenyak. Apakah Anda sulit tidur pada malam hari atau kerap terbangun di tengah malam? Olahraga teratur dapat membantu Anda untuk tidur lebih cepat dan nyenyak. Namun hindari berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur.

5-Mengembalikan gairah seksual. Apakah Anda sering kali terlalu lelah atau tidak nyaman dengan bentuk tubuh pada saat akan berhubungan intim? Mulailah berolahraga untuk mendorong semangat sekaligus mendapatkan tampilan tubuh yang lebih baik. Selain itu, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan gairah untuk kaum perempuan dan menekan kemungkinan masalah disfungsi ereksi bagi kaum pria.

6-Menikmati waktu menyenangkan. Olahraga dan aktivitas fisik merupakan salah satu cara untuk menghabiskan waktu luang dengan menyenangkan. Juga dapat membantu mempererat hubungan dengan teman dan keluarga saat melakukannya bersama-sama.

Seberapa Banyak Waktu Olahraga yang Dibutuhkan?
Jika saat ini Anda tidak terbiasa berolahraga dan tidak aktif sepanjang hari, maka peningkatan aktivitas fisik apa pun yang meningkatkan detak jantung dapat mencegah penyakit. Penelitian menunjukkan bahwa berjalan cepat selama 1-2 jam per minggu atau sekitar 15-20 menit per hari akan menurunkan risiko berbagai penyakit.

Lalu sebenarnya berapa lama olahraga yang dibutuhkan tubuh? Secara umum, orang dewasa berusia 19-64 tahun membutuhkan dua jenis olahraga, yaitu aktivitas aerobik dan latihan memperkuat otot. Total waktu olahraga yang dibutuhkan adalah sekitar 150 menit per minggu.

Anda dapat membaginya selama beberapa hari, seperti 30 menit per sesi olahraga dalam 5 hari. Aktivitas aerobik yang dapat dilakukan, misalnya kegiatan bersepeda atau berjalan cepat. Ciri-ciri dari aktivitas tersebut sudah dilakukan dengan benar adalah ketika detak jantung makin tinggi dan Anda berkeringat.

Sedangkan tugas harian seperti memasak atau berbelanja tidak dapat digolongkan untuk berolahraga karena tidak cukup meningkatkan detak jantung sebagaimana aktivitas aerobik. Di antara latihan aerobik, selingi dengan aktivitas memperkuat otot-otot kaki, pinggul, perut, dada, bahu, dan lengan.

Jenis olahraga apa pun yang Anda pilih, pastikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan fisik Anda. Selamat berolahraga! Sumber: http://www.alodokter.com/beragam-manfaat-olahraga
http://www.yakestelkom.or.id/paradigma_sehat/detail/9)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version