P2Tel

Manjakan lidah dengan masakan Pakistan

Depok-Saat Ramadan, berbagai rumah makan menyiapkan sajian andalan untuk memanjakan lidah para pelanggannya. Hal sama dilakukan Rumah Makan Pakistan di kawasan Cibubur, perbatasan Kota Depok dan Kabupaten Bekasi.

 

RM Pakistan yang berdiri Januari 2016 ini, memberi gratis takjil berupa kurma dan es buah kepada pelanggan yang berbuka puasa. Rumah makan ini, cabang keempat yang berada di wilayah Jabodetabek. Sebelumnya, restoran yang sama telah berdiri di kawasan Radio Dalam, Kemang, dan Cinere.

 

“Kami memberi takjil gratis berupa kurma dan es buah. Selama Ramadan kami buka setelah pukul 12.00 hingga 23.00 WIB. Sebelum adzan Maghrib, kami tak melayani makan di tempat. Hanya pembelian dibawa pulang, akan dilayani,” tutur Pemilik RM Pakistan, Nasheem Ahmad, ke Suara Pembarun.

 

Berbagai sajian khas Pakistan telah disiapkan oleh Nasheem menyambut Ramadan ini. Beberapa menu andalan, yang juga banyak disukai pelanggan, yakni Nasi Biryani yang terdiri dari Nasi Biryani ayam, Nasi Biryani daging sapi, dan Nasi Biryani daging kambing.

 

Selain itu, ada juga Nasi Kebuli ayam, Nasi Kebuli daging sapi, Nasi Kebuli daging kambing yang menjadi favorit pelanggan. Sedangkan untuk sajian ringan, roti paratha dan roti capati menjadi kesukaan pembeli.

 

Untuk mengatasi tenggorokan kering setelah berpuasa, minuman Lassy jadi penawar ampuh menghilangkan dahaga. Lassy merupakan minuman dingin sejenis yoghurt namun dalam rasa yang lebih manis dan dengan variasi rasa buah-buahan. Seperti Lassy mangga, alpukat, melon, jambu, dan pisang.

 

“Di Pakistan, Lassy diyakini bermanfaat untuk pencernaan dan menghilangkan panas dalam,” tutur Nasheem. Minuman hangat, pembeli bisa pilih menu minuman andalan yakni Teh Pakistan. Teh ini diramu aneka rempah2 berupa kayu manis, adas kapulaga yang dicampur dengan susu sapi murni segar.

 

Meski relatif baru berdiri, Nasheem optimistis Rumah Makan Pakistan ini memiliki prospek cerah. “Banyak perumahan di sekitar sini dan hingga saat ini, pelanggan kami sudah cukup banyak. Kami juga melayani pesan antar ke sekitar wilayah Cibubur,” kata pria yang juga membuka usaha karpet ini.

 

Peluang bisnis kuliner di Indonesia, kata Nasheem, masih sangat menjanjikan dan memiliki pangsa pasar yang seakan tak pernah habis. Meski keadaan ekonomi tak secemerlang beberapa tahun lalu, Nasheem meyakini Indonesia masih lebih baik jika dibandingkan dengan negara lain.

 

“Indonesia jauh lebih baik jika dibanding negara lain. Berbisnis di Indonesia nyaman dan saya senang karena orang Indonesia ramah2” ujar pria yang telah jadi WNI. (Hari Wiro/FER; Suara Pembaruan  dan http://www.beritasatu.com/kuliner/368673-memanjakan-lidah-di-bulan-ramadan-dengan-makanan-pakistan.html)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version