P2Tel

Diluncurkan Hyperloop Kargo

(autotekno.sindonews.com)-Los Angeles; Teknologi hyperloop yang mengangkut orang dengan pod melayang dengan 1.223 km/jam dapat mengubah cara manusia berpindah tempat. Tidak hanya para penumpang yang akan merasakan manfaatnya.

Architect Foster and Partners mendesain konsep pod yang dapat mengangkut kargo berkecepatan luar biasa dengan biaya sama dengan sistem saat ini dan dengan polusi lebih sedikit. Perusahaan berbasis di London itu bekerja sama dengan Virgin Hyperloop One milik Richard Branson. Virgin Hyperloop One ini 1 dari 2 konsorsium yang mengembangkan teknologi itu.

Bersama operator pelabuhan DP World, berencana mengembangkan rute Hyperloop kargo melintasi Asia, Timur Tengah dan Eropa. Konsorsium menyatakan akan memiliki tiga sistem produksi yang beroperasi pada 2021.

“Jika Anda lihat sejarah, kapan pun ada teknologi transportasi baru, ini biasanya kargo yang muncul pertama. Orang ingin melihat teknologi yang terbukti dan kini bisa dibuktikan melalui kargo,” ungkap Stefan Behling, kepala studio di Foster and Partners.

Sistem kargo yang didesain bersama layanan penumpang oleh Virgin Hyperloop One disebut DP World Cargospeed. Rencana itu memungkinkan pengiriman sistem Hyperloop dari gudang besar ke konsumen yang berjarak beberapa mil dengan biaya yang sama untuk kargo yang dibawa dengan truk lori.

Sebagai bagian dari visi mereka, drone dipakai menyelesaikan pengiriman akhir. Seluruh sistem akan ditenagai energi terbarukan untuk menghindari produksi emisi. “Pergerakan manusia dan barang ini bagian dari infrastruktur penting penghubung seluruh kota kita bersama dan kota2 masa depan masyarakat” ujar Norman Foster, pendiri Foster and Partners.

“Saat hyperloop ingin menciptakan kembali logistik dan transportasi perkotaan, kota masa depan itu lebih dekat dibandingkan yang kita pikirkan”. Tambahnya “Penting mengembangkan visi infrastruktur berkelanjutan terintegrasi sehingga memungkinkan kita mengembangkan dan menyesuaikan kota2 kita yang ada, dan mendesain sesuatu yang baru dan harmoni dengan alam dan planet kita yang berharga.”

Sultan Ahmed bin Sulayem, CEO dan Chairman operator pelabuhan mengumumkan sistem itu bersama Branson awal bulan ini di hotel mengambang Queen Elizabeth 2 di Dubai. Hyperloop memiliki pod mengambang, ditenagai listrik dan magnetik, bergerak melalui pipa rendah gesekan dengan kecepatan puncak 1.220 km/jam. Co-Founder Tesla Elon Musk jadi pemilik ide pertama teknologi itu (2013).

“Hari ini semua berubah. Kini peran kita tidak di pelabuhan. Peran kita dari saat kargo meninggalkan pabrik sebelum mencapai pintu konsumen” ujar Sultan Ahmed. Penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang Wapres dan PM UEA hadir di acara Minggu (6/5). Ini menunjukkan pentingnya pemerintahan menerapkan teknologi baru. “Dubai itu canggih segalanya,” kata Branson.

 

Sejumlah model dengan pakaian dan jubah putih berdiri di setiap belokan jalan menuju kabin Queen Elizabeth 2 yang baru2 ini jadi hotel mengambang setelah hampir 1 dekade menunggu. Sejumlah grafis dengan tanggal 29/4/2025 menunjukkan beberapa pod masuk dari sejumlah tabung dan bergerak melintasi horison Dubai yang memiliki fasilitas panel surya.

Pejabat2 Hyperloop One menyatakan (2016), perjalanan dengan hyperloop antara Dubai-Abu Dhabi butuh 12 menit. Waktu tempuh itu lebih cepat dibanding jika pakai mobil yang butuh 1 jam . Hyperloop TT, perusahaan lain yang berbasis di LA mengumumkan membangun lintasan tes di properti 6,2 mil dekat perbatasan Abu Dhabi ke Dubai. Mitranya pengembang milik negara Aldar Properties.

Otoritas Transportasi dan Jalan Dubai baru2 ini menyatakan yang menyangkal semua rencana membangun jalur Hyperloop antara Bandara Internasional Al Maktoum dan Bandara Internasional Abu Dhabi.

Branson yang menurut Majalah Forbes memiliki kekayaan USD4,9M jadi chairman Virgin Hyperloop One pada Desember. Mantan Chairman dan Co-Founder Hyperloop One Shervin Pishevar tidak hadir setelah menghadapi sejumlah tuduhan pelecehan seksual.

Miliarder Rusia Ziyavudin Magomedov yang jadi anggota dewan dan investor awal juga mundur setelah menghadapi sejumlah tuduhan, dia menggelapkan dana dari berbagai kontrak infrastruktur pemerintah Rusia. Saat ditanya tantangan2 di ruang dewan komisaris, Branson mengatakan chairman sebelumnya pergi dan dia masuk. “Saya siap tantangan baru yang menyenangkan,” ujar dia.

Sebagai operator pelabuhan terbesar di dunia, DP World melihat potensi penggunaan teknologi hyperloop untuk mempercepat pengiriman kargo dari operasi pelabuhan Jebel Ali di Dubai ke lokasi gudang yang tersebar di sekitar gurun.  Sultan Ahmed tak menjelaskan berapa DP World mengucurkan dana dengan Virgin Hyperloop One. Dia sebut operator pelabuhan itu investor terbesar di hyperloop.

Virgin Hyperloop One secara total mengumpulkan USD276 juta, menurut website info bisnis crunchbase.com. Beberapa negara berencana pengembangan teknologi hyperloop. Korsel salah satunya. Korsel akan menciptakan kereta ultra-cepat yang membawa penumpang berkecepatan supersonik.

Pejabat2 di Seoul berharap, mode transportasi mendekati kecepatan supersonik itu mampu bergerak lebih dari 620 mil/jam atau 1.000 km/jam. Dengan kecepatan itu, jarak perjalanan di negara itu makin singkat. (Syarifudin; Koran Sindo; Bahan dari :  https://autotekno.sindonews.com/read/1303893/124/hyperloop-kargo-diluncurkan-1525745424)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version