P2Tel

Pertamina Kembangkan BBM Ramah Lingkungan Dengan Sawit

(cnnindonesia.com)-JAKARTA, Pertamina kini berupaya mengembangkan BBM berbasis kelapa Sawit. Dirut Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pengembangan ini demi menciptakan BBM ramah lingkungan.

Pengembangan juga demi menciptakan nilai tambah bagi kelapa sawit dan alternatif mengurangi impor minyak mentah. Nicke mengatakan produk akhir pengembangan minyak ini adalah minyak Solar ramah lingkungan (green diesel), minyak avtur ramah lingkungan (green avtur), dan bensin ramah lingkungan (green gasoline).

Selain pencampuran fatty acid methyl esters (fame), pengembangan BBM ini dengan pemrosesan bersama (co-processing) dan Hydrorefining. “Co-processing dan hydrorefining ini menghasilkan energi  lebih bersih jika dibanding FAME yang hari ini kita hasilkan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (18/1).

Pengembangan BBM ramah lingkungan ini bertahap dan dikerjakan di kilang2 perseroan. Nicke menargetkan, sebelum 2023, BBM ini dapat diimplementasikan di 4 kilang milik Pertamina yang memiliki Residual Fuel Catalytic Cracking (RFCC).

 

Menteri ESDM Ignasius Jonan menegaskan pengembangan BBM ramah lingkungan itu keharusan. Tanpa pengembangan BBM ramah lingkungan (green fuel), Indonesia akan menghadapi polusi udara parah.

“Kemajuan atau pertumbuhan ekonomi bangsa ini jika 5% saja per tahun, kalau kita tidak memulai membuat BBM ramah lingkungan, maka 25 tahun lagi polusinya akan sangat buruk,” ujar Jonan.

Jonan mengingatkan tingginya tingkat polusi bakal mengganggu kesehatan masyarakat dan menekan angka harapan hidup. (sfr; agt; Bahan : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190118153036-85-361948/pertamina-kembangkan-bbm-ramah-lingkungan-berbasis-sawit)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version