P2Tel

Pertamina Pedekate ExxonMobil Jual Minyak di Dalam Negeri

(cnnindonesia.com)-JAKARTA, PT Pertamina mengaku tengah mendekati ExxonMobil Cepu Ltd agar produksi minyak dari Banyu Urip di Wilayah Kerja (WK) Cepu bisa diserap kilang2 Pertamina.

 

Ini bagian dari permintaan pemerintah agar perusahaan migas pelat merah itu mau beli minyak dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam negeri demi menekan lonjakan impor migas.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan diskusi telah dilakukan dengan ExxonMobil. Produksi Blok Cepu bisa sangat signifikan mengurangi impor migas karena WK di Jatim itu telah menjadi produsen minyak terbesar di Indonesia dengan jumlah 220 ribu barel per hari.

“Diskusi sudah dilakukan dengan ExxonMobil, semoga ada agreement (kesepakatan) dalam waktu dekat,” jelas Dharmawan di kantornya (17/1).

Kesepakatan dengan ExxonMobil ini diharapkan bisa mengulang kesepakatan sebelumnya dengan PT Chevron Pacific Indonesia. Pada Selasa (15/1), perusahaan asal AS ini sepakat menjual 100% produksi minyaknya di Blok Rokan ke Pertamina sebanyak 200 ribu barel per hari memasok kilang Balikpapan.

“Minyak Chevron sudah 100% untuk Pertamina. Rokan dan Cepu itu dua big producer, jadi ini bisa mengurangi impor minyak secara signifikan,” imbuh dia.

Kesepakatan penyerapan minyak dari KKKS lain sudah berjalan, jumlahnya tak sebanyak produksi Cepu dan Rokan. Dia tidak menyebut KKKS lain yang dimaksud. “Keputusan menyerap minyak ke dalam negeri ini harusnya menguntungkan dua pihak, baik bagi KKKS dan Pertamina,” imbuh dia.

Substitusi minyak mentah impor dengan produksi KKKS dari dalam negeri itu satu dari segelintir kebijakan pemerintah untuk memperbaiki defisit neraca perdagangan. Kebijakan lain menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) 22 impor bagi 1.147 pos tarif dan kebijakan pencampuran 20% biodiesel terhadap BBM jenis Solar (B-20).

Kebijakan ini diharapkan bisa menekan impor migas yang kian melonjak. Data BPS, impor migas  US$29,80 miliar hingga akhir 2018. Angka ini melonjak 22,58% dibanding periode sama tahun-2017 US$24,31 miliar. (glh; bir; Bahan : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190117134341-85-361537/pertamina-pedekate-exxonmobil-jual-minyak-di-dalam-negeri)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version