P2Tel

Mengurangi Risiko Orang Tua Jatuh(1/2)

(hellosehat.com)-DIBANDING dengan anak2, remaja, atau dewasa, orang tua jatuh itu kejadian yang sering membuat khawatir. Risiko Anda jatuh semakin tinggi seiring dengan bertambahnya usia.

 

Terjatuh itu penyebab tersering para orang tua datang ke IGD. Centers for Disease Control (CDC) mencatat bahwa setiap tahun, hampir setiap 1 dari 3 orang dewasa usia (64) ke atas terjatuh. Walau sebagian besar luka akibat jatuh tidak berdampak serius, namun terjatuh tetap merupakan penyebab utama patah tulang panggul dan cedera kepala.

 

Dalam kondisi ini, cedera yang ditimbulkan akan mempersulit seseorang untuk kembali ke kegiatan sehari-hari dan hidup mandiri, Sayangnya, hampir separuh dari mereka yang terjatuh tidak pergi memeriksakan diri ke dokter atau memberi tahu keluarga mereka.

 

Terjatuh dapat menjadi ancaman yang berbahaya bagi lansia, namun kondisi ini merupakan salah satu dampak dari proses penuaan yang tidak dapat dihindari. Untungnya, dengan beberapa tindakan pencegahan sederhana, Anda dapat mengurangi risiko jatuh tersebut.

 

Yang perlu dilakukan untuk mencegah orang tua jatuh :

Tetap aktif

Menjaga tubuh agar tetap aktif merupakan cara paling sederhana untuk mengurangi risiko jatuh. Latihan fisik yang teratur dapat membantu mempertahankan kekuatan otot tubuh dan kaki selama proses penuaan terjadi.

 

Penting bagi lansia untuk tetap aktif bergerak dan menghindari gaya hidup yang pasif. Olahraga yang bisa dilakukan adalah berjalan atau melakukan yoga, hindari olahraga yang terlalu berat bagi usia lanjut.

 

Peningkatan gejala yang muncul

 

 

Sebelum terjatuh, biasanya para lansia akan memperlihatkan gejala ketidakseimbangan. Mengenali tanda-tanda berikut mungkin dapat membantu Anda menghindari risiko orang tua jatuh dan dirawat di rumah sakit karenanya:

 

Cara berjalan yang tidak seimbang; Ketidakseimbangan saat berjalan di permukaan yang tidak rata dapat meningkatkan risiko jatuh.  Dokter mungkin menyarankan fisioterapi atau penggunaan alat bantu jalan.

 

Masalah penglihatan. Penglihatan yang menurun dapat menyebabkan lansia sulit melihat benda-benda yang menghalangi jalan. Gangguan penglihatan juga dapat mempengaruhi keseimbangan. Periksakan mata satu tahun sekali untuk mengetahui apakah ada masalah penglihatan yang perlu ditangani.

 

Efek samping obat. Obat2an yang diminum dapat memberikan efek samping yang mempengaruhi keseimbangan, contoh obat darah tinggi, diuretik, dan antihistamin. Obat-obatan tersebut dapat menyebabkan pusing atau hilang keseimbangan. Selalu perhatikan dan diskusikan obat-obatan yang Anda minum dengan dokter.

 

(Priscila Stevanni; Bahan dari : https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/mengurangi-risiko-orang-tua-jatuh/)-FatchurR * Bersambung………

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version