P2Tel

Bukti Toleransi Masih Ada Di Indonesia

(m.liputan6.com)-JAKARTA; Berita lama, masih relevan buat sekarang. Angka intoleransi di Indonesia terus meningkat. Catatan Komnas HAM (2015) ada 87 pengaduan terkait pelanggaran pada kebebasan beragama dan berkeyakinan. Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2014 yang 74 pengaduan.

 

Walau banyak bukti toleransi masih hadir di tengah masyarakat. Contoh sederhana yakni saat naik commuter line Jabodetabek. Ketika ada ibu hamil atau orangtua bersama anak kecil, tanpa diminta, ada orang yang menyilakannya duduk. Di luar itu, paling tidak 4 kejadian toleransi di masyarakat Indonesia dan sempat menjadi sorotan.

 

1-Potret Toleransi beragama di sebuah desa di Karanganyar Jateng

Desa Ngargoyoso, di kaki Gunung Lawu, mungkin bisa menjadi potret toleransi. Di desa ini, tiga tempat ibadah, yakni masjid, gereja, dan pura berdiri berdampingan.

 

Komunikasi yang baik dan sikap saling menghormati membuat seluruh warga desa hidup dalam damai walau berbeda keyakinan.

 

2-Gereja Katedral Jakarta ubah jadwal Misa di Hari Idul Fitri

Pengurus Gereja Katedral Jakarta Pusat mengubah jadwal misa Minggu pagi yang bertepatan denga Hari Idul Fitri di tahun itu. Hal ini dilakukan agar halaman gereja ini bisa dipakai parkir umat Muslim yang salat di Istiqla

 

3-Pecalang jaga Sholat Idul Fitri

Ribuan umat muslim di Kota Denpasar, Bali melaksanakan salat id 1 Syawal 1438 Hijriah di Lapangan Lumintang. Salat berjalan dengan khidmat dengan pengamanan polisi bersenjata dan pecalang yang beragama Hindu.

Tradisi toleransi tersebut bukan hanya berjalan di tahun 2017, melainkan telah berjalan selama bertahun-tahun.

 

4-Umat Islam di Tambraw, Papua bantu umat Kristen saat perayaan Hari Besar

Toleransi antar umat beragama di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, menjadi contoh yang indah. Contoh budaya toleransi di antaranya panitia yang bertugas pada perayaan hari besar umat Kristen adalah umat Islam, begitu juga sebaliknya.

 

Kerukunan dan toleransi tersebut bukan karena desakan pemerintah, tapi tumbuh dari kebersamaan di tengah masyarakat dengan sendirinya.

 

(Benedikta Desiseria;  Bahan  dari :  https://m.liputan6.com/health/read/3165084/4-bukti-toleransi-masih-hadir-di-indonesia)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version