P2Tel

Hyperloop Kereta Penakluk Pesawat

(inet.detik.com)-JAKARTA; Sistem transportasi massal masa depan makin canggih sejak konsep Hyperloop diperkenalkan di sekitar 2013. Bentuknya seperti kereta, dan konon kecepatannya tembus seribu/jam.

 

Adalah miliuner teknologi Elon Musk yang pertama memperkenalkan konsep sistem transportasi ini. Hyperloop bergerak dengan menciptakan tekanan rendah yang memungkinkan kapsul bergerak dengan kecepatan amat tinggi.

 

Lebih cepat daripesawat

Infrastruktur Hyperloop berupa jalur khusus berwujud semacam pipa raksasa, serta kapsul di dalamnya untuk mengangkut penumpang atau kargo. Pipa raksasa itu dibuat mendekati vakum atau hampa udara yang jadi kunci mengapa kapsul hyperloop bisa melaju kencang.

 

Sebab, dengan tipisnya kepadatan udara dalam pipa sangat meminimalisir gesekan antara kapsul dan udara di pipa titu. Maka secara teori, hyperloop diklaim menembus kecepatan hingga setara 1.207 km per jam, jauh lebih cepat dari pesawat terbang.

 

Kapsul di pipa didesain mengambang, baik dengan metode bantalan udara atau dengan teknologi magnetis. Hyperloop pada dasarnya mirip kereta jenis magnetic levitation (maglev), hanya karena tidak terhalang oleh tekanan udara, kecepatannya jauh lebih tinggi.

 

Pengembangan Hyperloop

Kini, pemain utama yang bergerak di pasar teknologi hyperloop adalah SpaceX milik Elon Musk, lalu ada Hyperloop Transportation Technologies, Hyperloop One, TransPod, dan Virgin Hyperloop. Kelima perusahaan ini rutin menguji coba hyperloop.

 

Berbagai negara berminat mengimplementasikan hyperloop di masa depan. Hyperloop Transportation Technologies misalnya, pada 2017 menghadirkan hyperloop di AS, Slowakia, Abu Dhabi, Republik Ceko, India, Brasil, Korea Selatan, dan Indonesia.

 

Hyperloop saat pandemi

Pandemi global virus Covid-19 ikut mempengaruhi pasar teknologi Hyperloop. Beberapa negara menunda, tapi muncul optimisme hyperloop relevan di masa pandemi dan sesudahnya. Di AS  pemerintah di sejumlah negara bagian dan federal mengakui pentingnya teknologi ini untuk melindungi pelancong dari populasi kepadatan tinggi di kereta dan pesawat selama krisis kesehatan seperti pandemi COVID-19.

 

Di masa pandemi, semua transportasi kepadatan tinggi, dari maskapai penerbangan hingga kereta cepat nyaris terhenti aktivitasnya. Tantangan yang dihadapi sektor transportasi sangat besar dan beragam.

 

Di sini teknologi Hyperloop  optimistis melihat peluang. Pada masa seperti sekarang, butuh transportasi yang memiliki kepadatan rendah, namun volume tinggi. Sesuatu yang punya 2x kecepatan pesawat, namun lebih aman dari transportasi umum manapun, dapat diandalkan, dan kebal pada bermacam cuaca.

 

(rns/fay;Rachmatunnisa;  Bahan dari : https://inet.detik.com/cyberlife/d-5473891/hyperloop-kereta-futuristik-penakluk-pesawat)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version