P2Tel

Cara Beda P2Tel Tangerang Selatan Ber Olah 4R

Olah 4R menjadi indikator keseimbangan hidup (life balance) yang menjadi dambaan setiap insan yaitu Olah Raga, Olah Rasa, Olah Ruh dan Olah Rasio. Dengan olah raga maka fisik menjadi sehat, dengan olah rasa hidup semakin berasa, dengan olah ruh hidup semakin bermakna di dunia dan akherat,  dengan olah rasio kita bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Hal ini menginspirasi P2Tel Tangerang Selatan menyelenggarakan rangkaian kegiatan olah 4R tersebut dalam kemasan  mulai dari olah raga (senam pagi bersama), olah rasa (menikmati hidangan makanan dan minuman usai senam pagi), olah ruh (tausiyah dalam Kajian Intensif TiAp Bulan disingkat KITAB secara offline) dan olah rasio (RAKOR triwulan III-2022).

Yang senior dan yang yunior tetap guyub. Bertempat  di STO Serua Tangerang Selatan pada Selasa, 11 Oktober 2022 dengan udara yang masih sejuk dalam suasana pagi yang cerah sejak pk 07.00  dimulailah senam pagi bersama dengan pakaian olahraga nuansa warna putih. Para peserta senam saling bertebar sapa dan canda satu dengan lainnya sebagai pertanda kebahagiaan dalam merajut persaudaraan, kebersamaan dan saling peduli.  Suasana area halaman STO Serua semakin ramai karena setelah senam pagi dilanjutkan dengan kegiatan Kajian Intensif TiAp Bulan (KITAB) secara offline  dan arisan.  Acara ini dihadiri oleh para sesepuh dan senior P2Tel Tangerang Selatan, peserta senam pagi P2Tel Tangerang Selatan dan juga komunitas senam pagi eksternal P2Tel Tangerang Selatan. Suasananya yang senior dan yang yunior semakin guyub.

Bermuhasabah diri tiada henti. Dalam kesempatan yang berharga ini selaku KPC P2Tel Tangerang Selatan menyampaikan spirit message  yang berisi antara lain memperkenalkan kepada narasumber bahwa peserta KITAB ini adalah orang-orang yang usianya sudah di atas lima puluh tahun namun semangatnya tetap muda. Ucapan terimakasih kepada narasumber yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran bersilaturahim dengan keluarga besar P2Tel Tangerang Selatan melalui KITAB ini sehingga  mendapatkan sentuhan rohani. Apalagi  judul KITAB kali ini relevan dengan bulan Maulid yaitu Meneladani Kemuliaan Akhlak Rasulullah. Semoga kita tetap istiqomah dalam mengikuti majlis ilmu ini  sebagai penyeimbang kehidupan.

Lebih kenal dengan narasumber. Suradi berperan sebagai moderator mengawali dan memperkenalkan  narasumber KITAB kali ini adalah Ustadz Kemal Adityawarman, Lc yang lulusan  Universitas Al Azhar Kairo. Dalam keseharian memiliki aktivitas antara lain sebagai tenaga pengajar di Syafana Islamic School. Organisasi kemasyarakatan antara lain sebagai founder of Azharian Center BSD dan pernah menjadi Tim Editor majalah Ahsanta Mesir.  Adapun keahlian khusus yang dimiliki adalah mengajar bahasa Arab dan menulis buku.

Keteladanan yang menjadi panutan. Di awal tausiyah narasumber langsung bertanya kepada peserta bahwa apa yang menjadi misi Rasulullah menjadi Rasul? Jawabannya adalah untuk menyempurnakan akhlak. Oleh karena itu Rasulullah menebarkan kasih sayang  atau rahmatan lil ‘alamin. Apabila kita menyayangi yang di bumi maka yang di langitpun akan menyayangi kita. Kemuliaan akhlak Rasulullah adalah kasih sayang yang tercermin dalam 4 hal. Pertama, menjalin hubungan silaturahim. Dengan silaturahim akan memperpanjang usia kita dan akan memperluas rezeki kita. Kedua, adalah berolah raga untuk tetap menjaga kesehatan sehingga tetap prima dalam beraktivas atau berjuang di jalan kebaikan. Ketiga, mencintai saudara sebagaimana mencintai dirinya sendiri sehingga menumbuhkan rasa peduli dan empati terutama kepada yang lebih membutuhkan. Keempat, memuliakan tetangga dalam pengertian yang luas tidak hanya tetangga rumah kita namun juga tetangga dalam berorganisasi seperti P2Tel Tangerang Selatan.  Apabila kita bisa meneladani kemuliaan akhlak Rasulullah maka in syaa Allah kita meninggal masuk syurga tanpa hisab.

Selanjutnya dalam sesi tanya jawab maka peserta bertanya dan narasumber menjawab bahwa sebelum diangkat Rasul maka akhlak Rasulullah telah sempurna karena yang mendidik langsung  oleh Allah sejak ada dalam kandungan. Rasulullah tidak membawa misi keluarga karena ketika lahir ayahnya telah meninggal dunia. Dalam keadaan buta huruf sehingga tidak menyontek ajaran atau kitab sebelumnya. Selain itu dijelaskan secara sekilas tentang ilmu waris bahwa prinsip dasar Islam perlu ilmu yang sesuai. Perbedaan pembagian waris bagi laki-laki dan perempuan adalah lebih afdol sesuai dengan syariat.

Doa yang diijabah. Acara KITAB diakhiri  dengan doa yang dipimpin langsung oleh nara sumber dengan doa pamungkas untuk keselamatan di dunia dan akherat bagi seluruh peserta yang hadir dalam KITAB ini. Akhirnya acara KITAB ditutup oleh pembawa acara dengan bacaan hamdallah dan kafaratul majlis bersama dan dilanjutkan kegiatan internal dan kebersamaan yaitu arisan yang dikoordinir Erma.

Aktualisasi semangat melayani dan saling peduli. Semangat melayani dan saling peduli P2Tel Tangerang Selatan setelah acara KITAB ini dilanjutkan RAKOR triwulan III-2022 dengan pembawa acara Ibu Dani dan doa oleh Suradi. Dalam kesempatan ini Budi Saptono selaku KBPC P2Tel Tangerang Selatan menyampaikan welcome speech tentang 4 hal. Pertama, saat ini kita memasuki masa triwulan IV-2022 sebagai media evaluasi pelaksanaan program kerja 2022 sebelumnya terutama yang tertuang dalam Calendar of Event 2022. Kedua, memastikan pelaksanaan datul tidak ada yang terlewatkan. Ketiga, pembuatan surat pernyataan jangan ada yang terlewatkan karena berpengaruh terhadap BOP P2Tel Tangerang Selatan. Keempat, pembuatan profil PMP P2Tel Tangerang Selatan berdasarkan wilayah, umur, MP, gender dan lainnya.

A.Yuri Gartina selaku KPC P2Tel Tangerang Selatan menyampaikan informasi  kekinian antara lain hasil pelaksanaan Datul, surat pernyataan iuran dan pembuatan profil PMP yang dituangkan dalam laporan triwulan III-2022. Selain itu untuk kelancaran penyelenggaraan acara P2Tel Tangerang Selatan maka perlu didukung soundsystem yang lebih memadai, persiapan SWN 2023 yang akan diselenggarakan pada Agustus 2023, tata kelola PEP ZAKATEL, pinjaman PMP dan surat menyurat yang terkait dengan PP dan DAPEN Telkom.

Agar lebih interaktif dan komunikatif dibuka kesempatan Focus Group Discussion (FGD) dengan pointers antara lain kriteria PMP uzur dan kelanjutan kunjungan PMP uzur, rencana kegiatan survey kepuasan dan loyalitas PMP P2Tel Tangerang Selatan berbasis SerQual (5 dimensi), updating data PMP Dhuafa, dukungan sarana dan prasarana penyelenggaraan KITAB dan tempatnya.

Di akhir berita ini penulis berbagi pesan moral melalui pantun berikut ini :

Buah rambutan, buah manggis.

Mari kita hadapi tantangan dengan rasa optimis.

Kalau hari ini hari Selasa, maka besok hari Rabu

Mari kita tingkatkan kerjasama, dengan semangat saling membantu.

(Kiriman : Suradi-P2Tel Tangerang Selatan)-FR

Cara Beda P2Tel Tangerang Selatan Ber Olah 4R

Tulisan Lainnya :

Exit mobile version