Islam

Akibat perbuatan Manusia

Alloh berfirman dlm QS Ar Rum ayat 41 “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan krn perbuatan tangan manusia. Alloh menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yg benar)”

Kita tahu melihat langsung atau dari pemberitaan berbagai media tentang musibah yang salah satu penyebabnya adalah perbuatan manusia seperti banjir di musim hujan atau kekeringan di musim kemarau.

 

Maka Alloh Swt menyampaikan dalam Qur’an untuk jadi bahan pembelajaran manusia, bahwa kalau tidak ingin terjadi musibah maka ikutilah Sunatulloh/Hukum Alloh, yang Kauliyah atau difirmankan dlm Qur’an atau yg Kauniyah/Tanda alam atau yang dikenal dengan hukum alam, kalau tidak mengikuti sunatulloh, maka manusia akan merasakan akibat perbuatannya sendiri. Ini adalah pengertian kerusakan dalam arti fisik.

Menurut para akhli/ulama, kerusakan yang disebabkan perbuatan tangan manusia tidak semata kerusakan fisik, tapi juga perbuatan yang tidak sesuai dengan perintah dan larangan Alloh, dan ini perbuatan yg lebih berbahaya dibanding perbuatan merusak secara fisik, yaitu perbuatan kemungkaran, kefasikan, kemunafikan, perbuatan yg menantang azab Alloh.

 

Sepertinya perbuatan tsb banyak terjadi di negeri kita ini, korupsi di mana-mana, demikian pula dg kemusyrikan dan kemunafikan yg terus dipelihara, kebejatan moral tidak mengenal usia dan golongan, perdagangan narkoba sdh masuk jaringan besar dunia, pergaulan bebas merambah sampai anak sekolah dasar, hubungan sesama jenis, lesbian, bahkan gay dengan alasan HAM berupaya untuk mendapatkan status hukum, kemudian pencemaran, penistaan thd ajaran agama, ajaran sesat dan menyesatkan tumbuh berkemabang dengan subur, bentrokan antar kampung dan suku, unjuk rasa yg berakhir dengan kerusuhan dan perusakkan thd fasilitas umum dan assets negara dsb, banyak sekali kalau disebut satu persatu.

Kita masih beruntung karena di setiap waktu masih terdapat umat yg taat kpd Alloh Swt, mereka tetap dzikrulloh melalui perbuatan yg diperintahkan-Nya, menghindari perbuatan yg dilarang-Nya. Tapi itu tidak menjamin bahwa Alloh tdk akan menimpakan musibah, baik sebagai peringatan bahkan yg lebih mengerikan bisa sbg azab, karena musibah dari Alloh tdk memisah-misahkan umat mana yg mungkar dan umat mana yg taat.

Musibah yg ditimpakan bisa dihindari kalau kita kembali ke jalan yang benar, dari sisi fisik tdk merusak keseimbangan alam, dan dari sisi rukhani tdk merusak akidah dan akhlak manusia. Wallohu ‘alam. (Nanang Hidajat)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close