Psikologi

Pengorbanan seorang istri

Perempuan adalah karunia terindah yang ada dan penting di dunia, tapi banyak perjuangan dan pengorbanan wanita yang tidak di ketahui Pria.

a)        Ketika suami menikah lagi, dan perempuan berusaha menerima (karena alasan ekonomi atau  alasan apapun), ia akan duduk sendiri di setiap malam dalam gelap kamar saat suaminya tengah mendekap mesra seorang perempuan lain di ranjang lain. Ia mungkin menangis karena terluka, tapi demi anak-anak ia akan berusaha menerimanya dengan sabar.

 

b)        Sebagai istri ia siap mengorbankan impian-impiannya demi mengurus suami (yang kadang bersifat kekanak-kanakan dan minta diurus) dan anak-anak yang bandel.

c)         Ketika suami mencela masakannya, ia akan bersusah payah belajar masak dari siapapun untuk bisa menghidangkan makanan dengan rasa terbaik pada suami dan anak-anaknya.

 

d)        Ia bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Jam kerjanya tak berbatas. ia bangun ketika siapapun di rumah belum bangun, mulai bekerja, memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian, lalu mengurus suami sebelum pergi kerja, mengurus anak-anak berangkat sekolah, ketika pakaian kering di jemuran ia akan mengangkatnya, dan menyetrika dengan rapi.

e)        Kemudian setelah begitu capek mengurus rumah tangga, malam giliran memenuhi ini itu suaminya.
Mulianya seorang istri adalah : tukang masak, tukang cuci, cleaning service, babu dan wanita penghibur digabung jadi satu.

 

f)         Ketika suaminya menginginkan punya anak 4, 5, 6 atau 9 orang, ia sebagai istri harus siap menderita mengandung anak dan bertarung nyawa melahirkannya. Suami kadang gak terlalu paham penderitaan macam begini, karena mereka tidak mengalaminya.

g)        Meski laki-laki tak paham benar,tapi Allah Maha Mengerti, karena itulah ia memberi reward pada pengorbanan perempuan. Bagi yang meninggal karena melahirkan anak : Allah memberinya surga.-(Suhirto M)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close