Aku cinta Indonesia

Emosi dan kesehatan

Saya termasuk beruntung berkesempatan beberapa kali ikut hadir pada Munas dan Rakernas P2tel. Banyak pelajaran yang dapat diambil salah satunya yang saya perhatikan adalah ngotot ngototan berdebat mempertahankan pendapatnya. Setelah itu mereka minta test tensi kepada petugas Yakes yang membantu menyertai kegiatan tersebut.

Saya tidak ingin terlarut substansi debatnya, namun ingin mengingatkan, berdebat dan berjuang menuju kepuasan anggota itu wajib namun tentu dengan cara yang realistis serta harus ingat bahwa kita sudah “Sepuh” yang umumnya diatas 60 tahun, sehingga perlu mengendalikan emosi kita.

 

Emosi bisa mempengaruhi kesehatan tubuh, jika dibiarkan  berlarut. Karen Lawson, MD, asisten profesor di University of Minnesota mengatakan gagasan tentang tubuh dan emosi itu terpisah adalah salah. Tanpa Anda sadari, rasa sakit di punggung ada hubungannya dengan depresi yang Anda alami. Pengaruh emosi terhadap kesehatan tubuh, seperti dilansir Nbcnews.

1. Kemarahan
Kemarahan yang Anda rasakan bisa memicu rasa sakit di bagian punggung. Sebuah studi terbaru yang dilansir dalam jurnal Pain mengungkapkan bahwa amarah dapat mengaktifkan jalur saraf yang mentransfer ketegangan mental ke otot-otot yang mengelilingi tulang belakang

2. Kesepian
Apakah Anda merasa kesepian? Hati-hati, orang yang kesepian sering mengalami tekanan darah tinggi, yang cukup signifikan meningkatkan risiko serangan jantung.

3. Depresi
Yang mengalami serangan depresi berrisiko 69% lebih besar terkena kanker dibanding mereka yang tidak. Seiring berjalannya waktu, depresi dapat mengganggu hormon stres yang terlibat dalam pertumbuhan sel dan regulasi siklus sel. Hal ini berpotensi memicu munculnya kanker.

4. Pesimisme
Sikap pesimis dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke. Pikiran negatif dapat merusak pembuluh darah dan mengganggu bagian dari sistem saraf yang mengendalikan detak jantung Anda. Hal ini membuat Anda lebih berisiko mengalami stroke.

5. Kecemasan
Sebuah penelitian di Inggris mengungkapkan bahwa kecemasan dapat meningkatkan risiko demensia. Hal disebabkan ketegangan mental dapat meningkatkan glukokortikoid – kelebihan hormon ini dapat membunuh sel-sel otak dan menciutkan pusat memori Anda.

Inilah dampak gejolak emosi pada tubuh. Jika dibiarkan begitu terus, kondisi tubuh Anda akan menurun. Jadi, cobalah menenangkan pikiran dengan cara Anda atau misalnya meditasi atau yoga —

 

Perhatikanlah, Kesehatan emosional yang buruk dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, membuat Anda lebih mungkin terkena flu dan infeksi lain. Tubuh kita merespon cara kita berpikir, bertindak dan merasa.

 

Gejala seperti sakit kepala, diare, insomnia, jantung berdebar, sesak napas, kehilangan atau penambahan berat badan, sakit dada dan gejala lain bisa dialami setelah krisis emosi atau masa stres seperti kematian orang yang dicintai atau dipecat dari Anda bekerja atau sedang Munas / Rakernas.

Pengaruh emosi terhadap tubuh sangat berhubungan erat dengan kelenjar pituitari. Mekanisme kelenjar memicu penyakit, yaitu kelenjar yang berada tepat di bawah otak yang terkoneksi ke area jaringan di otak.

 

Kelenjar ini menghasilkan hormon yang mengendalikan semua fungsi tubuh. Emosi dan perasaan yang kuat berdampak pada pengendalian hormon oleh kelenjar pituitari, lanjut berpengaruh pada sistim syaraf tubuh dan ahirnya menimbulkan atau memperparah penyakit peredaran darah, pencernaan, pernafasan dan kulit.

Tips untuk meningkatkan kesehatan emosional Anda:

a)         Hal pertama yang perlu dilakukan, mengenali dan memahami mengapa Anda emosi. Untuk mengendalikan emosi kita harus mengetahui apa yang menyebabkan bergejolaknya emosi.

b)         Jangan menyimpan dan menahan emosi, hal ini akan memperparah keadaan diri Anda.

c)         Curahkan perasaan Anda pada orang yang Anda cintai atau orang yang dekat dengan Anda untuk mengetahui sesuatu yang mengganggu diri Anda.

d)         Mintalah seseorang yang “netral” untuk mendukung dan membantu Anda, bisa kepada penasihat agama, dokter atau konselor dan lainnya.

e)         Cobalah fokus pada hal-hal positif dan berkumpul dengan orang-orang positif. Tuliskan apa saja hal-hal yang membuat Anda merasa senang dengan komentar sebanyak mungkin.

f)          Rutin untuk makan makanan sehat, cukup tidur dan berolahraga.

g)         Hindari obat-obatan, alkohol dan gula. Gula berpengaruh pada sistem syaraf dan menyebabkan gangguan emosi dan masalah kesehatan lain yang mengakibatkan kematian. Kebahagiaan adalah keadaan alami kita. Seluruh tubuh terpengaruh emosi, sehingga hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk mencapai kebahagiaan adalah menjaga emosi Anda.

h)         Gunakan metode untuk menenangkan pikiran Anda seperti latihan meditasi atau pernapasan.

 

Jadi dalam Rakernas kali ini, silahkan menuntaskan usulan “Menuju kepuasan anggota” dengan berpikir positif tanpa emosi yang berlebihan  [des; http://www.merdeka.com/sehat/5-dampak-emosi-pada-kesehatan-tubuh.html dan http://www.gelombangotak.com/pengaruh%20emosi%20terhadap%20kesehatan.htm)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button
Close
Close