Aku cinta Indonesia

Bandara Soetta macet-PT APII bangun city check in di GBK

TANGERANG-PT Angkasa Pura II  menyadari saat ini kepadatan lalu lintas di area Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kian meningkat. Akibatnya kemacetan kerap mengganggu calon penumpang yang hendak pergi melalui bandara ini.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengakui soal akses menuju bandara menjadi salah satu topik yang belum berhasil. Oleh karenanya AP II menggandeng maskapai pelat merah Garuda Indonesia untuk menciptakan sistem city check in.

“Tahap awal sistem ini akan berada di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), Senayan” kata Budi. Budi berharap dengan sistem ini Bandara Internasional Soetta jadi seperti bandara di Kuala Lumpur Malaysia yang sepi. Sistem ini akan jadi bisnis baru bagi pengusaha yang berkepentingan dalam mengumpulkan orang. Sebab, dapat memberikan potensi komersial bagi di daerah tersebut.

Nantinya, para pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta tidak lagi  harus ke bandara untuk melakukan check in dan bagasi. “Sistem city check in ini sudah berjalan juga di Hong Kong, jadi sebenarnya ini sudah umum digunakan di negara lain,” terangnya.

Jadi, nantinya, lanjut Budi, ada mobil yang digunakan untuk para pengguna jasa untuk mengantar ke bandara dengan kendaraan yang nyaman dan disamping tempat duduknya terdapat bagasi.

“Enaknya lagi dilengkapi asuransi dan kendaraannya nyaman, ini untuk menekan banyak mobil pribadi ke bandara. Nah begitu sampai bandara bagasi sudah masuk dan pengguna jasa sudah sampai di pemeriksaan kedua, tidak dari awal lagi,” ujarnya.  Ke depan, PT Angkasa Pura II dan  Garuda Indonesia akan membuka city check in di sejumlah pusat perbelanjaan.

(whb; Deny Irawan; http://metro.sindonews.com/read/1108548/171/bandara-soetta-macet-pt-ap-ii-bangun-city-check-in-di-gbk-1463230473)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close