Islam

Meski Ada Wabah Covid-19 Umat Islam Harus Berbahagia Sambut Ramadhan

(muslim.okezone.com)- Bulan suci Ramadhan 1441 H segera tiba. Yang berbeda di Ramadhan ini, semua umat Islam memiliki keterbatasan. Mulai ditiadakannya Sholat Tarawih berjamaah di masjid, buka bersama, dan kajian rutin selama bulan puasa.

 

Semua itu akibat pandemi virus Covid-19 yang menjangkit di dunia, khususnya Indonesia. Semua aturan itu, guna mencegah penyebaran virus Corona lebih luas dan khawatir menimbulkan korban lebih banyak. Namun, hal itu tidak menyurutkan kita tetap bersemangat, menyambut baik Ramadhan dengan penuh suka cita.

 

“Ramadhan adalah bulan ketakwaan, kecintaan, kepatuhan kepada Allah SWT yang penuh fasilitas amalan dan ibadah indah. Sebab semuanya berlomba cari ridha Allah. Ramadhan juga bulan penuh keberkahan (Syahrul Mubarak), tiap amalan kita diberkahi Allah dengan kebaikan yang berlipat ganda,” katanya saat dihubungi Okezone belum lama ini. Rasulullah SAW bersabda, Artinya:

 

“Telah datang  Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan pada kalian puasa di bulan ini. Di bulan ini, dibukakan pintu langit, dan ditutup pintu neraka, serta setan nakal akan dibelenggu. Demi Allah, di bulan ini ada satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Siapa yang terhalangi mendulang pahala di malam itu, berarti dia terhalangi mendapat kebaikan” (HR. Ahmad- Nasai 2106).

 

Mengapa umat Islam harus bahagia menyambut Ramadhan? Ustadz Ainul Yaqin menuturkan, Ramadhan itu sayyidus syuhur atau pemimpin bulan yang teristimewa bagi umat dan paling mulia pilihan Allah. Selain itu, Ramadhan itu bulan penuh Maghfirah, ampunan dari Allah SWT. Di saat inilah tobat manusia diampuni, dosa akan berguguran dan memberi kemurahan bagi hambanyaNya.

 

“Ada beberapa fasilitas Allah dalam bulan penuh berkah ini,” ucapnya

Pertama, Semua diwajibkan berpuasa. Bukan sekadar menahan lapar dan haus, juga puasa batin, puasa tidak bohong, anti gibah, apalagi namimah, mengumpat, hasut dan menjauhi penyakit hati lain. “Puasa total atas semua nikmat, mata, telinga, lisan, dan anggota badan kita jadikan ibadah shaum dari hawa nafsu,” tuturnya. Ramadhan itu bulan pengampunan dan bergugurannya dosa. Rasul SAW bersabda,

 

Artinya: “Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Kedua, ibadah lain yang tidak kalah utama dalam bulan istimewa ini adalah Sholat Tarawih, bangun sholat malam, serta mengurangi tidur.

 

Ketiga, ibadah sahur yang keberkahannya dijamin Nabi, serta menyegerakan berbuka puasa. “Lebih baik lagi jika ada kelebihan rezeki kita beri makanan buka puasa ith’aamul ifthor” terangnya.

 

Keempat, biasakan Tilawatil Quran (memperbanyak tadarus). Rasul SAW bersabda, Artinya: “Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu saat Ramadhan tiba.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Dikutip dari laman Sindo News, (20/4/20), Al Hafidz Ibnu Rajab Al-Hambali ra mengatakan: “Seperti pahala amalan puasa akan berlipat dibanding amalan lain. Maka puasa di bulan Ramadhan lebih berlipat pahalanya dibanding puasa di bulan lainnya.

 

Semua terjadi karena kemuliaan bulan Ramadhan, dan puasa diwajibkan oleh Allah kepada hambaNya. Allah menjadikan puasa di bulan Ramadhan sebagai bagian dari rukun Islam, tiang penegak Islam,”

 

Selain itu saat Ramadhan, ada satu malam yang disebut Lailatul Qadr. Malam itu banyak dicari dan ditunggu umat Islam karena memiliki banyak keutamaan di dalamnya. Rasul SAW bersabda:

 

“Siapa yang sholat malam pada malam Lailatul Qadar karena iman dan ihtisab (mendekatkan diri kepada Allah), maka akan diampuni dosanya yang lalu.” (HR. Al-Bukhari)

 

Al-Hafidz Ibnu Rajab berkata, “Amru bin Qais bila beliau memasuki bulan Rajab beliau meninggalkan perdagangannya dan menyibukkan diri membaca Alquran.” Beliau berkata, “Beruntunglah bagi orang yang memperbaiki dirinya sebelum masuk bulan Ramadhan.”

 

(DRM; Novie Fauziah;  Bahan dari : https://muslim.okezone.com/read/2020/04/21/330/2202272/meski-di-tengah-wabah-corona-ini-alasan-umat-islam-harus-berbahagia-menyambut-ramadhan?page=1)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close