Info Daerah n OpiniYAKESTEL DAN OLAH RAGA

PDUATel Bandung Tengah Ikut Kegiatan Prolanis TPKK Buah Batu

Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan Yakes Telkom TPKK Buahbatu Klub Senam Prolanis Buahbatu melakukan kegiatan Preventif dan Promotif kesehatan untuk pensiunan dan keluarga yang memiliki riwayat penyakit Hipertensi dan Diabetes.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 7 Setember 2026 bertempat di Yakes Buahbatu dan diikuti sebanyak 163 pensiunan dan keluarga, adapun rangkaian kegiatan/acara sebagai berikut :

  1. Senam Sehat dengan Instruktur Ibu Lily Basworo
  2. Ceramah kesehatan oleh dr. Bagus Anindito, SpPD (RS Pindad)
  3. Pemeriksaan lab dari Tim Prodia Seluruh peserta Prolanis khusus nya yang memiliki Riwayat DM/HT dan Diwajibkan Puasa Dari Jam 22.00 Malam .
  4. Pemeriksaan Screening GDS untuk Hipertensi dan GDP untuk Diabetes.
  5. Pengisian Daftar Hadir dan Pembagian Snack.

Penjelasan dokter Dokter Bagus Anindito, SpPD

Pembagian diabetes Basah dan Diabetes Kering tidak dikenal di dunia kedokteran / medis melainkan perbedaan antara diabetes yang muncul sejak kecil dan diabetes yang muncul sejak dewasa.

Umumnya merujuk pada perbedaan antara Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2. Keduanya memiliki penyebab, mekanisme tubuh, dan penanganan yang sangat berbeda.

Berikut adalah perbandingan langsung untuk memahami perbedaan keduanya:

Karakteristik Diabetes Sejak Kecil (Umumnya Tipe 1), Penyebab Utama Penyakit autoimun.

  1. Sistem kekebalan tubuh salah menyerang dan merusak sel pankreas yang memproduksi insulin.
  2. Ketersediaan Insulin …Pankreas tidak menghasilkan insulin sama sekali.
  3. Faktor Pemicu Genetik/keturunan dan faktor lingkungan (seperti infeksi virus). Bukan karena berat badan atau konsumsi gula.

Diabetes Sejak Dewasa (Umumnya Tipe 2)

  1. Resistensi insulin. Tubuh sebenarnya memproduksi insulin, tetapi sel-sel tubuh tidak meresponsnya dengan baik akibat gaya hidup.
  2. Pankreas menghasilkan insulin, tetapi jumlahnya kurang atau tidak bekerja efektif.
  3. Gaya hidup kurang sehat, obesitas, jarang bergerak (sedentary lifestyle), serta faktor usia dan genetik.

Kelainan yang sifatnya sistemik/seluruh tubuh resiko kompulasi akan menetap.

Orang diabetes tidak pernah meninggal karena gulanya….

Pernyataan bahwa penderita diabetes tidak meninggal karena tingginya kadar gula darah itu sendiri, melainkan karena komplikasi yang ditimbulkannya, adalah benar secara medis.

Penyebab Kematian Utama pada Penderita Diabetes

  • Penyakit Jantung dan Stroke: Kerusakan pembuluh darah membuat aliran darah ke jantung dan otak terganggu, berujung pada serangan jantung atau stroke mendadak.
  • Gagal Ginjal Kronis: Pembuluh darah di ginjal yang rusak membuat organ ini tidak mampu menyaring racun, sehingga racun menumpuk di dalam tubuh.

Apakah Kencing Manis bisa sembuh?… secara total tidak bisa sembuh namun bisa terkontrol dan perlu Effort seumur hidup.

Indikator Penyakit Diabetes :

Gula Darah Puasa    80 – 130 mg/dl

Gula Darah Sewaktu 80 – 180 mg/dl

Tanpa Gejala Hipoglikemia

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah berada di bawah normal, yaitu di bawah 70 mg/dL.

Tanda dan Gejala Ringan hingga Sedang Hipoglikemia :

  1. Gemetar atau? tremor pada tubuh
  2. Berkeringat dingin dan kulit terasa lembap
  3. Jantung berdebar atau detak jantung terasa cepat
  4. Rasa lapar yang berlebihan dan muncul secara tiba-tiba
  5. Pusing atau kepala terasa ringan
  6. Lemas dan merasa sangat lelah
  7. Perubahan suasana hati, seperti mudah marah, gelisah, atau cemas
  8. Sulit fokus atau susah berkonsentrasi
  9. Kesemutan, terutama di sekitar area bibir

Saya Minum Obat Diabetes maka saya bisa bebas ….Tidak

Lima pilar Penatalaksanaan Diabetes dan Semua saling berkaitan :

Edukasi

1.Memberikan pemahaman kepada pasien mengenai perjalanan penyakit diabetes, pencegahan atau komplikasi, serta pentingnya perawatan mandiri.

2.Bertujuan mengubah perilaku pasien agar dapat mengontrol kadar gula darah dengan lebih baik.

Terapi Nutrisi Medis (Diet/Pengaturan Makan)

  1. Mengatur pola makan dengan memperhatikan jumlah, jenis, dan jadwal makan.

2.Membatasi konsumsi  gula sederhana dan karbohidrat berlebih, serta memperbanyak serat (sayur dan buah yang disarankan).

  1. Penyesuaian kalori disesuaikan dengan berat badan, usia, jenis kelamin, serta aktivitas fisik.

Latihan Jasmani (Olahraga)

  1. Melakukan aktivitas fisik secara teratur, seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau berenang, selama 30 menit sehari atau sekitar 150 menit per minggu.
  2. Membantu memperbaiki sensitivitas insulin dan mengendalikan berat badan.

Terapi Farmakologi (Obat)

  1. Mengonsumsi obat penurun glukosa darah (tablet/oral antidiabetik) dan/atau suntikan insulin sesuai resep dan anjuran dokter.
  2. Terapi obat diberikan bersamaan dengan pengaturan makan dan olahraga yang disiplin.

Pemantauan Glukosa Darah Mandiri (PGDM)

  1. Melakukan pengecekan kadar gula darah secara berkala atau mandiri di rumah menggunakan alat tes glukosa (darah kapiler).
  2. Bertujuan mengetahui apakah target pengobatan tercapai serta mencegah risiko komplikasi akut seperti hipoglikemia atau hiperglikemia.

Gula saya tinggi maka saya harus kurangi makan.

Gula saya tinggi maka harus banyakin puasa

Gula saya tinggi maka saya makan satu kali dalam sehari.

Pernyataan tersebut tidak benar, namun yang perlu diperhatikan apabila gula tinggi kita tidak harus berhenti makan sepenuhnya, melainkan harus mengatur jenis dan porsi makanan agar tidak terjadi lonjakan gula darah.

Orang yang diabetes wajib makan hanya jenis makanan yang harus benar.

Kalau gula darah sudah normal, tidak harus berhenti minum obat dan makan yang manis…Kenapa harus tetap  minum obat :

Menjaga Kestabilan: Gula darah

Mencegah Lonjakan: Jika obat dihentikan sendiri, kadar gula darah bisa naik.

Apakah Obat Herbal lebih aman dari pada Obat Kimia?

Anggapan bahwa obat herbal lebih aman daripada obat kimia (sintetis) karena berasal dari alam adalah sebuah mitos. Baik obat herbal maupun obat kimia sama-sama mengandung senyawa aktif yang memiliki potensi efek samping, risiko alergi, dan interaksi jika digunakan dengan cara yang salah.

Anggapan bahwa obat kimia pasti merusak ginjal adalah mitos yang kurang tepat. Faktanya, obat-obatan yang diminum sesuai resep dan pengawasan dokter justru berfungsi untuk melindungi organ tubuh, termasuk ginjal, dari kerusakan yang lebih parah akibat penyakit kronis.

Kerusakan ginjal umumnya bukan terjadi karena zat kimia obatnya, melainkan karena dua faktor utama berikut:

  1. Penyakit yang Tidak Terkontrol.
  2. Penyalahgunaan Obat Tanpa Resep

Tips Aman Mengonsumsi Obat demi Kesehatan Ginjal :

  1. Patuhi Resep Dokter.
  2. Hindari Obat Bebas Jangka Panjang.
  3. Rutin Cek Fungsi Ginjal.
  4. nMsinum Air Putih Cukup.

Jangan Pakai obat insulin nanti ketergantungan……..Kebutuhan Insulin adalah obat yang paling Paten

Anggapan bahwa suntik insulin menyebabkan ketergantungan adalah mitos; insulin bukanlah zat adiktif, melainkan hormon alami yang memang dibutuhkan tubuh untuk mengatur kadar gula darah.

PENGENDALIAN PENYAKIT, DIRI SENDIRILAH AKTOR UTAMANYA BERHASIL ATAU TIDAKNYA KEMBALI KE DIRI KITA SENDIRI

Yakes Caring More Sehat Tekad Kita Melayani Dengan Cinta.

Demikian sekilah info pelaksanaan PROLANIS TPKK Buahbatu Oktober 2026…

Salam sehat selalu dan jangan lupa tetap bahagia bersama keluarga tercinta.

(kontributor p2tel banteng…..@ahs)-FR*

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Back to top button
Close
Close