Psikologi

Hidup itu relatif pendek

Seorang wanita muda duduk di bis yang melaju ke tengah kota. DI satu pemberhentian bis, wanita tua cerewet dan berisik naik ke bis dan duduk di samping wanita muda itu. Tas2 bawaannya berat dia tumpuk di atas kursi, membuat wanita muda itu menggeser duduknya agak terjepit di antara tas2 dan jendela bis.

 

Pemuda yang duduk di bangku sebelah melihat kesal, dan tanya ke wanita muda itu, “Kenapa kamu tidak bicara, katakan pada wanita tua itu kamu terganggu…”

Wanita muda : “Aku tidak perlu kasar dan beradu argumen untuk hal2 remeh, perjalanan bersama kita ini singkat. Saya akan turun di perhentian bis berikutnya”

 

Jawaban wanita muda tadi pantas ditulis dengan huruf emas: “Kita tak perlu debat untuk hal2 sepele. Perjalanan kita bersama amat singkat.”

 

Alangkah indahnya kalau masing2 kita bisa menyadari perjalanan hidup kita di dunia ini singkat; sehingga kita tidak perlu buang waktu untuk membuat perjalanan hidup kita jadi suram dengan macam2 perdebatan, atau dengan adu argumentasi sengit dan tajam.

 

Kalau kita tahu perjalanan hidup ini singkat, maka kita tidak akan buang tenaga dengan mengeluh, tidak puas, bersikap men-cari2 kesalahan. Karena semua buang waktu kita di perjalanan singkat ini. Apakah seseorang melukai dan menghancurkanmu? Tetaplah tenang, perjalanan hidupmu terlalu singkat.

 

Apakah seseorang menghianati kamu, mengejek kamu, menipu atau menghina kamu? Tetaplah tenang, maafkan mereka, karena perjalanan hidup kita singkat. Apapun masalah yang dibuat orang lain kepada kita, mari kita selalu ingat bahwa perjalanan hidup kita sangat singkat.

 

Tidak seorang pun tahu kapan perjalanan hidupnya berakhir. Tidak ada yang tahu kapan dia tiba di perhentian bis berikutnya. Mari kita saling membahagiakan pada keluarga dan teman2 kita. Mari kita saling menaruh hormat, saling berbuat baik dan saling memaafkan. Mari isi hidup ini dengan bersyukur dan bersukacita selalu.

 

Kalau saya pernah menyakiti hati kamu, saya mohon dimaafkan. Bila kamu pernah menyakiti hatiku, saya sudah memaafkan kamu. Karena, perjalanan hidup kita sangat singkat. “Life is short, and it is up to you to make it sweet.”. Salam Positif Produktif. (http://www.myin4link.com/hidup-ini-hanya-sementara/)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button
Close
Close