Pengalaman Anggota

Percakapan tak sopan

Pada suatu acara Reboan, kami sedang asyik berbincang tentang situasi pasar saat itu, tiba-tiba hp saya berdering dengan keras. Dari ujung sana terdengar seorang laki-laki berbicara dengan bahasa daerah yang halus dan sayapun menjawabnya dengan halus, siapa anda dan bermaksud bicara dengan siapa. Namun kemudian, ia mendesak untuk menyebutkan identitas saya. Akhirnya, saya meminta untuk berbicara Bahasa Indonesia saja…

#) Ini yang berbicara siapa?, katanya
*) Lha Bapak siapa?, jawab saya dengan sopan
#) Siapa? Yang pegang HP ini siapa ?, nadanya makin meningkat
*) Pak, saya kan menerima telepon dari Bapak, etika-nya bapak yang menyebutkan identitas Bapak dahulu, saya masih berusaha sabar

Pak Zainal sudah memberi isyarat tangannya melintang di leher, maksudnya putuskan saja, percakapan ini.
#) Siapa? Kamu siapa? Siapa?, wah mulai kasar
*) Lha anda siapa? , wah kaget saya, saya tidak terbiasa bicara kasar, susah juga meladeninya.
#) Kalau nggak mau ngaku, ya Anak Setan, katanya berteriak..

Astaghfirullah. Telepon saya matikan.
Nomor telepon tetap saya simpan dan saya beri label, Orang Gila. Titik habis. (SH)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close