Iptek dan Lingk. Hidup

Belanja lewat TV

LAS VEGAS-TV bukan hanya digunakan menonton acara televisi atau film. Pada perkembangannya, TV bisa menjadi ajang perdagangan langsung. Era teknologi internet membuat TV bisa terhubung dengan internet dan berubah sebagai media jual-beli. Belanja melalui televisi sudah marak. Tetapi tidak semuanya bisa melakukan transaksi melalui televisi secara langsung atau real time.

Mindy Grossman, pimpinan acara belanja di televisi di USA, HSN mengatakan, ada perkembangan baru dalam layanan penawaran melalui televisi atau biasa disebut home shopping. “HSN dan Panasonic meluncurkan inovasi baru berbelanja di rumah (home shopping). Lewat platform Smart TV Vierra, belanja di rumah jauh lebih mudah dan hanya dikendalikan melalui remote control,” ujar Mindy Grossman, di Mandalay Bay, Las Vegas, (7/1/2013) waktu USA.

“Teknologi ini menggabungkan kendali penuh yang mereka inginkan dan kapan mereka inginkan barang yang dicari. Kali ini, setiap pelanggan bisa langsung membeli barang yang mereka inginkan secara langsung hanya dengan menggunakan remote control. Bahkan pelanggan bisa mengakses lebih dari 4.000 produk yang disediakan,”

Yang diberikan Panasonic bersama HSN sangat menarik. Para pelanggan bisa memilih dan memberikan komentar dari barang yang mereka inginkan. Tetapi timbul satu pertanyaan dari inovasi terbaru ini. Apakah sistem keamanan transaksi yang disebut HSN Shop by Remote ini bisa menjamin keamanan pembayaran yang dilakukan pelanggan?

Teknologi seperti ini baru tersedia di USA karena budaya belanja mereka yang terbiasa menggunakan kartu kredit. Untuk negara kita, inovasi yang dilakukan Panasonic-HSN, belum bisa terealisasi, mengingat sistem belanja tradisional masih terlalu kuat. (fmh /Fajar Nugraha; http://techno.okezone.com/read/2013/01/08/57/743064/belanja-di-rumah-lebih-menarik-lewat-tv)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close