Aku cinta Indonesia

Belajar dari semut

Rakernas segera dimulai, diawali dengan welcome party (keroncong) di Hotel Topas. Sebagaimana Rakernas umumnya, maka sambutan dari yang bertalian dengan P2tel yaitu : Presdir Dapen; Ketum P2tel; penanda tanganan PKS : Dapen-PP P2tel-Yakes serta Dapen-Cabang P2tel dan sambutan Ketum Sekar Telkom

 

Disamping itu: Paparan dari Yakes, CDC membahas program kerja, Rencana Sensus, Program Sosialisasi, Program Tali Asih; pemberian apresiasi kinerja Cabang dan berbagi pengalaman pengelolaan Cabang dan banyak lagi yang patut untuk memajukan organisasi

 

Tidak kalah pentingnya adalah “Diskusi” untuk mencapai hasil optimal yang mengarah kelancaran organisasi P2tel untuk peningkatan kesejahteraan. Mudah mudahan dalam diskusi nanti, tidak terjadi debat kusir, karena kami yakin semua peserta membawa misi demi kepuasan mayoritas Anggota dan tidak bertele tele.

 

Berikut perkenankanlah melupakan sejenak Rakernas untuk bercermin; memperhatikan dan belajar dari semut. Banyak kebajikan yang bisa diambil dari mereka, bagaimana mereka hidup, mencari makanan, menyiapkan bekal untuk musim dingin, hidup rukun dalam komunitas, bekerja keras dan bersahabat.

 

Ketika menemukan benda/makanan, semut akan berusaha memindahkan atau membawanya ke dalam lubang tempat tinggalnya. Kadang mereka susah menanggung beban besar, tetapi semut punya cara membawanya beramai-ramai. Tanpa disadari, mereka memiliki strategi jitu dan kompak untuk mencapai tujuan yaitu kerjasama (teamwork)

 

Mereka menjadikan kerjasama sebagai strategi bukan sekedar perilaku kelompok. Gambar ini luar bias yang diabadikan fotografer Rusia, Andrey Pavlov. Bagaimana semut bekerjasama membangun jembatan dari kayu yang ukurannya kira-kira 10 kali lebih besar dari ukuran semut.

 

Setiap hewan pasti ada musuh dan predator yang mengganggu hidup kehidupannya. Jika menghadapi musuh atau sesuatu yang membahayakan kelompok semut tersebut, semut-semut akan bekerja sama melawan musuhnya.

 

Jika jalannya terhalang oleh celah yang besar, maka semut-semut akan bekerjasama membangun jembatan dari tubuh semut tersebut. Meskipun dalam membangun jalan berupa jembatan tersebut dengan mengorbankan dirinya.

 

Dalam teamwork, tak ada yang tidak mungkin asal mau bekerja sama.  Pepatah mengatakan “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”. Pekerjaan besar akan terasa ringan jika dikerjakan bersama. Semut yang kita anggap sebagai hewan yang kecil pun bisa melakukan kerja sama yang baik, bagaimana dengan manusia dan anda yang sedang ber “Rakernas?” (By mjd in Gambar; dailymail.co.uk; dan http://www.jagatmotivasi.com/kumpulan-gambar-semut-saat-bekerjasama/)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close