Psikologi

Pensiunan pendaki

Coba priksa foto terlampir. Empat pendaki dengan busana berbeda-beda. Maklum semua amatiran. Dari BUSANA bisa dikomentari betapa beragam-nya.
Pak Sgt : paling lengkap & necis. Topi aristokrat Perancis. Tongkat bagus. Sepatu booth spesial jalan basah. Pakaian pullover plus vest. Konon ybs berpengalaman pertama naik gunung (?) dan tanpa persiapan. Lumayan dia bisa menyelesaikan naik & turun gunung dengan bagus.

Pak BS Akt.: Termasuk peserta yang bersemangat. Juragan Golf yang mencoba kenal naik-turun gunung. Menurut saya dia berbusana yang paling komplit, tapi minus tongkat. Bawa ransel spesial hiking. Tak lupa bawa perlengkapan Kompas, Senter (flashlight), pisau hutan, etc.

 

Sepatu betul2 sepatu spesial naik gunung. Lumayan dia dapat naik dan turun gunung dengan lancar, sekalipun badan loyo dan capeeek, (kelihatan emoh mengulang naik gunung?). Fakta membuktikan segmen perjalanan akhir disambung dengan trayek ojeg (pasti dibayar pake dollar, kalee?)

Pak ThW : Busana tidak cocok. Busana jogging disandang untuk naik gunung. Keliru (tapi tidak apa2). Butuh penyesuaian kelengkapan naik gunung. Coba lihat, tongkat-kakek dipakai untuk naik gunung, tidak cocok. Ransel gegedean. Sepatu jogging dipakai untuk lahan tanjakan, pasti jebol. Bawa kaos serep dua, habis semua karena banjir keringat. “Stagen” (ujaran jalmi Sleman) hanya sebagai mode, pasti menarik perhatian sekalian.

Pak MA : Coba lihat. Busana santai untuk naik gunung. Bagus. Paling cocok jadi Komandan Group. Pilihan Sepatu profesional untuk pendaki gunung (top). Celana model desert army look, katok kayak katok tentara Amerika di padang pasir. Kaca mata dipakai terus (untuk melirik cewek), kecuali – dilepas ketika masuk goa Pawon yang setengah gelap itu. Sopir angkot & kenek ELF pasti respek sama pak Komandan. Tanpa dia, rombongan bisa buyar.

Nah, ada lagi pak Swt, coba lihat, kenapa jadi kecil?, tersihir oleh setan gunung, kalee? Salam, (ThW)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close