Psikologi

Curug Cinulang dan Hutan Kareumbi

Komunitas “4T” kembali akan mengadakan kegiatan pendakian, kali ini ada dua tujuan yaitu air terjun Cinulang dan kawasan konservasi hutan Kareumbi, yang akan diselenggarakan pada,
Heri, tanggal : Sabtu, 22 Juni 2013
Waktu : pukul 06.00 – 16.30 WIB
Tujuan :
1. Curug (air terjun) Cinulang. Terdiri dari dua air terjun yang berjajar sama tinggi, 50 meter dan berjarak sekitar 25 meter satu sama lain. Sering disebut sebagai Curug Kembar atau Curug Pengantin walaupun sebenarnya tidak kembar benar. Curug yang kiri lebih deras airnya dibanding curug kanan. Dari gerbang menuju curug harus melalui turunan berundak yang lumayan curam, sekitar 30 – 60 derajat.

2. Hutan Kawasan konservasi Kareumbi dikelola bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Kemenhut dan Wanadri ini menyajikan “eduecotourism” berupa aktivitas pengenalan dan konservasi alam. Diantaranya seperti camping, canoeing, night hiking, jungle tracking, rafting, mountain biking, dan tanam pohon. Kita pilih aktivitas yang ter“dekat” dengan aktivitas 4T, yaitu jungle tracking.

Jungle tracking ini merupakan tantangan khas 4T : Tanjakan terjal dan turunan curam. Ada kampong asli yang bisa disambangi dan kita bisa beli hasil bumi dari penduduk seperti tomat, kol, cabe rawit. Kita bisa membawa pulang oleh-oleh hasil karya penduduk, gula aren. Perjalanan Jungle Tracking dipandu oleh 2 orang.

“Wali pohon”. Bagi yang ingin menanam dengan nama penanamnya dicantumkan pada pohon dan mendapat sertifikat, bisa dilakukan dengan membayar Rp 50.000 sebagai ganti biaya bibit pohon dan biaya perawatan selama 3 tahun. Jenisnya adalah pohon keras seperti Rasamala, Puspa, dan Jamuju.

Info lebih lengkap tentang Kareumbi : Tbmk.org dan Kareumbi.wordpress.com

Start
Berkumpul di Stasiun KA Bandung pintu selatan (yang ada ‘patung’ lokomotif kuno, atau area lokasi sate terkenal Hadori, pukul 05.30 karena KRD Patas Non AC Bandung – Cicalengka berangkat pada pukul 06.05 WIB. (Jam berangkat sepenuhnya ditangan PT KAI sehingga diharapkan tepat waktu).

Detil
06.05 – 07.00 Perjalanan KA Bandung -Cicalengka
07.15 – 07.45 Perjalanan dengan angkot Cicalengka-Cinulang
08.30 – 09.00 Perjalanan Cinulang – Kareumbi
09.30 – 10.00 Menikmati welcome drink dan jajanan pasar di Kareumbi.
10.00 – 12.00 Jungle Tracking
12.00 – 13.00 Istirahat, sholat, dan makan siang.
13.00 – 14.00 Eksplorasi rumah pohon, rumah rusa, 3 camping ground, dll.
14.00 – 15.00 Perjalanan ke stasiun KA Cicalengka.
15.25 – 16.20 Perjalanan dengan KRD Patas AC Cicalengka – Bandung.
16.30 Pulang.

Bekal
– Untuk kepraktisan perjalanan, peserta diharapkan sarapan di rumah masing-masing, membawa air minum secukupnya, dan camilan-makanan kecil untuk bekal jungle tracking.
– Obat-obatan yang biasa dikonsumsi, permen.
– Lainnya, sesuai kebutuhan personal.

Perlengkapan
– Pakaian : atasan kaos lengan panjang. Bawahan : celana panjang atau pendek.
– Sepatu : kondisi yang masih kuat, dengan ‘gambar’ telapak yang masih jelas. Pengalaman pada setiap pendakian yang lalu, ada saja yang bermasalah dengan alas kaki ini.
– Topi, atau penutup kepala lainnya.
– Jas hujan atau jaket waterproof yang dilengkapi penutup kepala, mengingat masih turun hujan.
– Kain penyeka keringat.
– Syal, untuk melindungi leher belakang dari sengatan matahari.
– Tongkat pendakian.
– Tas untuk mewadahi itu semua, ukuran kecil saja, tak perlu yang besar. Tas punggung atau ransel lebih nyaman membawanya dibanding tas tenteng atau bahu.

Transportasi
– Bandung – Cicalengka pp dengan kereta api.
– Cicalengka – Cinulang – Kareumbi – Cicalengka mencarter angkot.

Pendaftaran
– Dibuka mulai hari ini sampai Rabu 19 Juni 2013 siang, melalui media Face Book ILP. (Zaenal Arifin)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close