Pengalaman Anggota

Kebun Cabe

Berangkat lari pagi saya melewati kebun cabe yang buahnya masih banyak, ranum, putih bersembulan dalam daun yang kekuningan. Anehnya, pak Tani mencabuti pohon-pohon cabe ini dan
membuangnya ke pematang. – Lho kok dicabutin pak? – Ya, Mas, sudah tua, kurang hasilnya.

Pulang lari pagi saya kembali melewati kebun cabe ini dan saya melihat pak Tani dengan rokok dibibirnya dengan santai mengendalikan dua ekor sapinya yang sedang membajak kebun-nya.
Saya tunggu di pematang sampai kedua ekor sapi itu mendekat dan saya minta ijin sambil menunjuk ke tumpukan pohon cabe yang sudah menjadi sampah,
– Pak, ini dibuang? Boleh saya minta?
– Monggo Mas, diambilin saja.
Lumayan. Pulang olah raga, kedua kantung celana saya penuh dengan cabe rawit yang masih muda, segar, sangat cocok untuk membuat sambel Tempe penyet kesukaan saya.
Pak Tani ini melakukan apa yang sering dilakukan oleh para investor strategis. (SH; Creator of Fundamen Top40; Visit : http://fundamen40.blogspot.com)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close