Psikologi

Rencana 4T ke G. Api Purba Nglanggeran

Sambil menikmati pecel Kediri di pinggiran Taman Lansia, kemarin 20/8/13; Grup 4T sepakat memohon kesediaan pak SH bila ingin jalan-jalan agar mampir ke kawasan Wonosari untuk memeriksa gunung api purba ini. (Maaf pak SH, para anggota ini kok tega-teganya meminta ketua…). Waktu pendakian disepakati akhir September 2013.

Saya up load lagi tulisan pak Roes Dhanu yang telah mendaki gunung api purba di Nglanggeran, Wonosari, Yogya. “Konon situs ini terbentuk dari muntahan gunung api purba 30-60juta tahun yll.
Pendakian dilakukian tanpa disengaja, diputuskan mendadak setelah “kesasar” n tertantang.

 

Untuk mendaki namun cuma punya jadwal waktu 1/4 hari, sehingga pendakian belum tuntas (baru sampai pos 1 – 200dpml), untuk selanjutnya perlu perencanaan lebih cermat mencapai pos 2, pos 3, dan pos 4… InsyaAllah. karena perlu waktu minimal 1/2 hari untuk mencapai semuanya”

“Tanjakan / kemiringan 45 ~ 75derajat, disetiap kemiringan terjal sudah disediakan tali pegangan pengamanan. Tidak usah khawatir kepanasan karena sepanjang lereng pendakian tumbuh pepohonan rimbun, dan cukup kuat dipakai pegangan pengaman Kombinasi antara pendakian, petualangan.

 

Baru sampai pos 1-pun subhanallah…pemandangan alam sekeliling sangat menakjubkan…kontras antara bentangan lembah dibawah sejauh mata memandang dan bbrp lereng tebing batu terjal disamping atas yg merupakan tujuan pendakian selanjutnya (pos 2~4.)” (Zaenal Arifin)-FR

 

gunung api purba nglanggeranCatatan, untuk melengkapi artikel ini, silahkan menikmati lebih jauh tentang gunung Nglanggeran :

Alamat: Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Koordinat GPS: S7°50’26.052″ E110°32’41.964″

 

Gunung Nglanggeran adalah gunung api purba berbentuk bongkahan batu raksasa. Selain dapat menyaksikan sunset & sunrise yang mempesona serta gemerlap Jogja di malam hari, di Puncak Timur Nglanggeran terdapat misteri dusun dengan 7 kepala keluarga.

 

Menyaksikan mentari terbit dari puncak gunung merupakan satu kemewahan yang tidak semua orang bisa menikmatinya. Rute yang ekstrim, cuaca yang tidak menentu, perjalanan yang berat, serta jauhnya jarak yang harus ditempuh dengan berjalan kaki menjadi penghalang utama bagi sebagian orang.

 

Namun hal ini tidak berlaku di Gunung Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Hanya memakan waktu 1 hingga 1,5 jam pendakian, Anda akan tiba di puncak barat Gunung Nglanggeran, Gunung Gede. Pemandangan indah yang memanjakan mata pun menyambut. Sejauh mata memandang yang terlihat hamparan awan di ketinggian, jajaran gunung batu dengan bentuk yang unik, perkampungan warga, serta hijaunya sawah dan ladang.

 

Saat senja menjelang, Kota Jogja akan terlihat laksana lautan kunang-kunang. Taburan cahaya bintang dan gemerlap lampu kota yang terlihat dari kejauhan menjadi pemandangan romantis bagi siapa saja yang berkemah di gunung ini.

 

Gunung Nglanggeran merupakan gunung api purba yang pernah aktif puluhan juta tahun lalu. Terletak di kawasan karst Baturagung, gunung yang litologinya tersusun oleh fragmen material vulkanik tua ini memiliki dua puncak yakni puncak barat dan puncak timur, serta sebuah kaldera ditengahnya.

 

Saat ini Gunung Nglanggeran berupa deretan gunung batu raksasa dengan pemandangan eksotik serta bentuk dan nama yang unik dengan beragam cerita rakyat sebagai pengiringnya. Gunung-gunung tersebut biasanya dinamakan sesuai dengan bentuknya, seperti Gunung 5 Jari, Gunung Kelir, dan Gunung Wayang.

 

Hari masih pagi tatkala YogYES menuju puncak timur Nglanggeran. Menurut pengelola, tempat ini merupakan spot terbaik untuk menikmat sunrise. Sayangnya saat YogYES tiba awan pekat enggan beranjak sehingga menutupi sinar mentari.

 

Berhubung tidak bisa menyaksikan sunrise, YogYES pun memilih untuk mengunjungi rumah Mbah Redjodimulyo selaku sesepuh yang tinggal di Pucak Nglanggeran. Menurut Mbah Redjo, Dusun Tlogo Mardidho yang ada di Puncak Nglanggeran hanya boleh dihuni oleh 7 kepala keluarga.

 

Jika kepala keluarga yang tinggal di dusun ini kurang atau lebih maka akan terjadi hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Hal ini bisa dilihat dengan keberadaan makam di Puncak Nglanggeran. Oleh karena itu, jika anak-anak mereka sudah berkeluarga maka keluarga baru tersebut harus meninggalkan Dusun Tlogo Mardhido.

 

Usai mengunjungi dusun dengan 7 kepala keluarga, YogYES pun kembali ke basecamp dan mencoba mendaki Gunung Gede. Berbeda dengan puncak timur yang masih bisa dicapai menggunakan sepeda motor, untuk mencapai Gunung Gede siapapun wajib tracking.

 

Menyusuri jalan setapak dengan bukit batu di sisi kanan dan kiri jalan menjadi pengalaman mengasyikkan. Semakin ke atas, jalan semakin terjal. Beberapa tali dipasang guna memudahkan para pendaki. Belum usai menghela nafas, tantangan baru menghadang.

 

Sebuah celah sempit nan curam dengan bukit batu di kanan dan kirinya menyambut. Lorong sempit yang agak gelap ini hanya bisa dilewati oleh satu orang. Sesaat setelah berhasil menaklukannya seorang kawan berujar, “Ini seperti di film 127 Hours, menegangkan tapi keren…”

 

Tiket: Rp. 3.000 (siang); Rp. 5.000 (malam)

Paket Wisata:

  • Paket Tracking (minimal 3 orang): Rp. 25.000 / orang
    Tiket, guide, jelajah desa, kelapa muda / dawet khas Kalisong
  • Paket 4 jam di Dewa Pesona Purba (minimal 5 orang): Rp 35.000 / orang
    Tiket, guide, jelajah desa, belajar budidaya kakao, kelapa muda
  • Paket Outbond 1 (minimal 40 orang): Rp 50.000 / orang
    Tiket, guide, jelajah desa, game, belajar budidaya kakao, kelapa muda / soto omahan
  • Paket Outbond 2 (minimal 40 orang): Rp 100.000 / orang
    Tiket, guide, jelajah desa, game, belajar budidaya kakao, flying fox, makan 1 X, snack 2 X
  • Paket Puncak Timur: Rp 100.000
    Tiket, guide, jelajah desa, Tlogo Guyangan, misteri desa 7KK, sunset Nglanggeran, kelapa muda
  • Paket Sunset & Sunrise: Rp 300.000
    Tiket, guide, jelajah desa, homestay, Nglanggeran sunset, Nglanggeran sunrise, snack 2 X

 

Keterangan: Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran dikelola sepenuhnya oleh Karang Taruna Desa Nglanggeran. Untuk informasi dan reservasi bisa menghubungi Sugeng Handoko (+62 818 0260 6050); Heru Purwanto : +62 818 0410 3999: (http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/nature-and-outdoor/gunung-nglanggeran/)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button
Close
Close