Pengalaman Anggota

Kuliner-Wedang ronde beda warna beda rasa

Ciri pokok wedang (minuman) ronde itu adalah ada rondenya, kalau tidak ada rondenya namanya bukan wedang ronde, mungkin namanya sekoteng atau nama yang lain. Ronde terbuat dari tepung beras ketan yang dibuat adonan lalu dibuat bulat seperti kelereng.

 

Di dalamnya ada isinya berupa campuran kacang tanah dan gula merah atau gula pasir, kemudian direbus sampai matang. Ronde ini kebanyakan tidak diberi pewarna, jadi warnanya ya putih saja.

Kemudian ada kuahnya yang terbuat dari air, gula pasir, penghangat (jahe, mungkin ada yang menambahkan cengkeh) dan pewangi seperti sereh, daun pandan dan sebagainya, sesuai resep rahasia tukang ronde. Warna kuah ini kebanyakan ya putih saja, kadang ada yang sedikit merah, mungkin pengaruh dari bahan kuah itu. Rasanya manis, hangat dan segar, serta baunya wangi sedap.

Wedang ronde selama ini yang saya kenal ada dua macam. Pertama wedang ronde yang hanya berupa kuah dan ronde saja. Rondenya ada yang agak besar dan ada yang kecil, serta diberi pewarna. Jadi ada yang berwarna putih, hijau dan merah. Wedang ronde model begini ini khas kota Bandung. Tapi penjualnya hanya da beberapa orang saja.

Wedang ronde model kedua adalah ronde, plus kuah, plus isi. Isi ini bisa ber-macam2 tergantung daerah atau versi penjualnya. Biasanya terdiri dari kolang-kaling dan kacang tanah yang disangrai. Bahan lain tidak seragam, misalnya berupa :

 

Agar-agar diiris kecil-kecil, emping atau kue dolar, roti tawar diiris kecil-kecil. Wedang ronde dari berbagai kota di ya seperti ini secara umum, termasuk di Salatiga yang menurut saya merupakan kota ronde, karena sangat banyak penjual ronde berjejer-jejer di kota ini.

Nah, baru beberapa hari lalu di kota Solo saya ketemu wedang ronde model lain lagi. Isinya berupa ronde, kolang-kaling dan kacang tanah, ini biasa saja. Yang tidak biasa adalah kuahnya. Dari rasanya nampak kuahnya seperti yang dijelaskan di atas, tetapi ada tetapinya.

 

Kuah ini ditambah kapulaga, sehingga aromanya beda, aroma kapulaga sangat kentara. Juga warna kuahnya menjadi coklat kehitaman. Bagaimana dengan rasanya? Ya enak juga, hanya beda rasa. Ini namanya wedang ronde beda warna beda rasa dari yang biasanya. (Widarto KS; dari grup FB-MKPB Telkom)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close