Pengalaman Anggota

Flora Indonesia Kenangan Besar-Harumnya Kalau Mekar

Di Indonesia ini, khususnya Jawa, dulu, ada 4 bunga yang populer dan dipakai banyak orang. Ke-4 bunga itu melati, mawar, cempaka dan kenanga. Dulu, bunga lain : Anggrek, sedap malam, belum tenar, karena jarang. Di berbagai upacara dan acara ke-4 bunga itu banyak dipakai.

Kali ini kita bahas bunga kenanga. Bunga ini dari segi bentuk dan warna kurang menarik. Harum baunya khas membuat disukai dan dipakai. Bunga kenanga sebagai pengharum, misalnya di berbagai upacara. Jaman dulu, dikala minyak rambut itu barang langka, bunga kenanga dipakai sebagai campuran minyak rambut, terutama bagi wanita.

 

Caranya, bunga ini direndam di minyak kelapa. Minyak berbau harum dan membuat rambut harum, hitam dan subur. Tahn 1990-an saya pernah punya bunga ini. Pohonnya kecil, tingginya kurang dari 1 mt, jadi termasuk tanaman perdu.

Belakangan ada teman bilang dia punya alat musik seperti gitar kecil yang katanya dibuat dari pohon kenanga. Ah, apa tidak salah? Kata saya dalam hati. Jangan2 yang dimaksud pohon cempaka yang bisa besar. Demikian setahu saya.

Beberapa waktu lalu, ketika saya ber-OR pagi di taman dekat Monumen Perjuangan Rakyat Jabar di kota Bandung, persisnya di depan Gedung Sate sejauh 500 mt, atau di depan Kantor Pusat Telkom Bandung, saya ketemu pohon kenanga jenis besar, yang bahasa Latinnya Cananga Odorata. Tingginya 10 mt dan diameter batangnya 40 cm.

Saat itu jajaran tanaman mulai berbunga dan baunya harum. Sekian lama tinggal di Bandung dan sering jalan pagi di depan Kantor Telkom, baru kali ini ketemu pohon kenanga yang saya rindukan.

Saya bahagia, bisa jumpa satu pohon bunga yang erat hubungannya dengan masyarakat. Sekali jumpa langsung jatuh cinta, sekali pandang langsung serasa melayang (karena keharumannya). (Widharto KS-2017; dari grup FB-ILP)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close