Psikologi

Sedekah Kepada Burung

Apa ini salah satu bentuk dari implementasi _rahmatan lil alamin_ ya? Rasanya kita jadi perlu bermuhasabah tentang cinta kasih. Lha wong kita yang punya ayatnya, tapi malah mereka yang mengamalkannya. Bingung inyong lah, yakin.

Jadi, kapan ya kita bisa hidup bahagia bersama makhluk Allah lain? Tidak saling mengganggu kehidupannya, bisa saling percaya, tidak saling curiga, mau berbagi rezeki.Kalau bisa, alangkah indahnya. Dengan menebar makanan burung di sekitar rumah kita (atau di taman RW) di pagi hari, di lingkungan kita yang sejuk dan asri, kita masih bisa mendengarkan kicauan burung.

Sementara, di sini burung selalu diburu, ditembak, ditangkap, diplintheng, dan dipenjara dalam sangkar sehingga ia tidak lagi bisa menikmati kebebasannya. Apa salah mereka ya? Kalau bukan  karena nafsu untuk memenuhi kesenangannya, lalu untuk apa?  (Muchtar AF; dari grup WA-VN)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close