Psikologi

Sombongkah anda?

Betulkah kita ini termasuk orang yg tidak sombong ?. Seorang pria yang sedang bertamu di rumah seorang KETUA RW tertegun heran,  ketika lihat Sang KETUA sedang sibuk bekerja sendiri menyikat lantai rumahnya sampai bersih. Pria itu bertanya: Apa yang sedang Anda lakukan Pak  RW?

 

Pak RW menjawab: Tadi saya kedatangan tamu yang meminta nasihat. Saya beri banyak nasihat yg bermanfaat. Namun, setelah tamu itu pulang saya merasa jadi orang hebat. Kesombongan saya mulai muncul. Oleh karena itu, saya lakukan  PEKERJAAN INI untuk membunuh perasaan SOMBONG itu.

 

Sombong adalah penyakit hati yang sering menghinggapi kita semua. Siapa saja dan apapun statusnya, orang awam atau Tokoh Agama bisa juga dihinggapi penyakit sombong ini. Bahkan di kalangan para  Pengkothbah,  benih2 kesombongan kerap muncul tanpa mereka sadari.

 

Ditingkat ke-1 :

SOMBONG disebabkan oleh Faktor Materi, dan kita merasa :

~ Lebih kaya; ~ Lebih berkuasa; ~ Lebih tinggi jabatan,

~ Lebih rupawan & ~ Lebih terhormat daripada orang lain.

 

Ditingkat ke-2 :

SOMBONG disebabkan oleh Faktor Kecerdasan, kita merasa :

~ Lebih rajin; ~ Lebih pintar; ~ Lebih kompeten

~ Lebih berpengalaman dan~ Lebih berwawasan dibandingkan dengan orang lain.

 

Ditingkat ke-3:

SOMBONG disebabkan oleh Faktor Kebaikan, kita sering menganggap diri kita:

~ Lebih bermoral; ~ Lebih pemurah; ~ Lebih banyak amalnya;

~ Lebih bersemangat berjuang dan beribadah

~ Lebih banyak kontribusinya untuk umat.

 

~ Lebih besar dari orang lain berdasarkan apa yang sudah dicapai, seraya meremehkan orang lain dengan menganggapnya orang kecil.

~ Lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik…., Semakin Tinggi tingkat Kesombongan kita, semakin sulit pula kita mendeteksinya.

 

Sombong karena Materi mudah terlihat.

Namun, Sombong karena pengetahuan, apalagi Sombong karena kebaikan, sulit dilihat. Karena, seringkali hanya berbentuk benih2 halus di dalam batin kita.

 

Cobalah setiap hari kita melakukan Introspeksi diri.

Kadang kita butuh orang lain utk mengintrospeksi diri, kita butuh kritikan dan masukan dari orang lain.

Mari kita sadari tiap hal yang baik, yang bisa kita lakukan itu semua karena izin dan pertolongan Allah saja, maka hendaklah kita banyak bersyukur kepada-Nya. Semua itu adalah ANUGERAH-NYA.

 

Kesombongan hanya akan membawa kita pada kehinaan diri dan kejatuhan yang mendalam. Tetaplah bersabar dan rendah hati. Karena bisa jadi orang yang kita hadapi kelihatannya biasa saja, tapi ternyata dia lebih hebat daripada kita. (Muchtar AF; dari grup WA-VN)-FR

Betulkah kita ini termasuk orang yg tidak sombong ?. Seorang pria yang sedang bertamu di rumah seorang KETUA RW tertegun heran,  ketika lihat Sang KETUA sedang sibuk bekerja sendiri menyikat lantai rumahnya sampai bersih. Pria itu bertanya: Apa yang sedang Anda lakukan Pak  RW?

 

Pak RW menjawab: Tadi saya kedatangan tamu yang meminta nasihat. Saya beri banyak nasihat yg bermanfaat. Namun, setelah tamu itu pulang saya merasa jadi orang hebat. Kesombongan saya mulai muncul. Oleh karena itu, saya lakukan  PEKERJAAN INI untuk membunuh perasaan SOMBONG itu.

 

Sombong adalah penyakit hati yang sering menghinggapi kita semua. Siapa saja dan apapun statusnya, orang awam atau Tokoh Agama bisa juga dihinggapi penyakit sombong ini. Bahkan di kalangan para  Pengkothbah,  benih2 kesombongan kerap muncul tanpa mereka sadari.

 

Ditingkat ke-1 :

SOMBONG disebabkan oleh Faktor Materi, dan kita merasa :

~ Lebih kaya; ~ Lebih berkuasa; ~ Lebih tinggi jabatan,

~ Lebih rupawan & ~ Lebih terhormat daripada orang lain.

 

Ditingkat ke-2 :

SOMBONG disebabkan oleh Faktor Kecerdasan, kita merasa :

~ Lebih rajin; ~ Lebih pintar; ~ Lebih kompeten

~ Lebih berpengalaman dan~ Lebih berwawasan dibandingkan dengan orang lain.

 

Ditingkat ke-3:

SOMBONG disebabkan oleh Faktor Kebaikan, kita sering menganggap diri kita:

~ Lebih bermoral; ~ Lebih pemurah; ~ Lebih banyak amalnya;

~ Lebih bersemangat berjuang dan beribadah

~ Lebih banyak kontribusinya untuk umat.

 

~ Lebih besar dari orang lain berdasarkan apa yang sudah dicapai, seraya meremehkan orang lain dengan menganggapnya orang kecil.

~ Lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik…., Semakin Tinggi tingkat Kesombongan kita, semakin sulit pula kita mendeteksinya.

 

Sombong karena Materi mudah terlihat.

Namun, Sombong karena pengetahuan, apalagi Sombong karena kebaikan, sulit dilihat. Karena, seringkali hanya berbentuk benih2 halus di dalam batin kita.

 

Cobalah setiap hari kita melakukan Introspeksi diri.

Kadang kita butuh orang lain utk mengintrospeksi diri, kita butuh kritikan dan masukan dari orang lain.

Mari kita sadari tiap hal yang baik, yang bisa kita lakukan itu semua karena izin dan pertolongan Allah saja, maka hendaklah kita banyak bersyukur kepada-Nya. Semua itu adalah ANUGERAH-NYA.

 

Kesombongan hanya akan membawa kita pada kehinaan diri dan kejatuhan yang mendalam. Tetaplah bersabar dan rendah hati. Karena bisa jadi orang yang kita hadapi kelihatannya biasa saja, tapi ternyata dia lebih hebat daripada kita. (Muchtar AF; dari grup WA-VN)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close