Selingan

Festival Janadriyah Ditutup-Warga Arab Terpukau Budaya Indonesia

(beritasatu.com)-Riyadh;  Seniman indonesia tampil memukau warga Arab Saudi dan masyarakat kawasan Timteng sepanjang pagelaran Festival Budaya Janadriyah ke-33. Festival Budaya Janadriyah ini pesta budaya tahunan yang digelar Kementerian Garda Nasional Arab Saudi. Festival ke-33 ini digelar 21 hari, dan ditutup (10/1/19).

 

Garda Nasional Arab Saudi penyelenggara festival menegaskan, pameran dan penampilan seni budaya yang ditampilkan Indonesia memukau dan menarik warga Arab. Di acara penutupan, Saud Al Rumi, Dirjen Festival Janadriyah Kementerian Garda Nasional Arab Saudi menyatakan, pameran dan pertunjukkan seni budaya yang ditampilkan Indonesia istimewa dan memukau warga Arab Saudi.

 

Teristimewa pawai karnaval yang mengelilingi kawasan Janadriyah. Kesuksesan partisipasi Indonesia ini diyakini akan semakin memperkokoh hubungan kedua negara. “Negara Anda adalah negara kami, dan negara kami adalah negara Anda,” ujar Al Rumi.

 

Pada festival budaya terbesar di Arab Saudi ini, Indonesia menyajikan atraksi2 seni di panggung utama 240 kali pertunjukkan melibatkan 600 seniman yang didatangkan dari Indonesia. Mulai pencak silat, tari saman, aneka tarian, gamelan, hingga reog Ponorogo. Sebagai tamu kehormatan di festival budaya Janadriyah ke-33, Indonesia dinilai penyelenggara meraih sukses.

 

“Penampilan kita jadi magnit pengunjung festival yang 2019 mencapai lebih dari 10 juta pengunjung. Mereka tak hanya datang dari negara2 teluk tapi juga dari negara di luar teluk. Separuh lebih juga mengunjungi paviliun dan panggung seni Indonesia,” kata Dubes RI untuk Kerajan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, melalui siaran pers yang diterima BeritaSatu (14/1).

 

Agus melukiskan, para penonton datang sejak jam empat sore. Mereka memenuhi arena pavilium Indonesia sampai hampir tengah malam. Antusiasme dan sukses Indonesia ini, menurut Dubes Agus, tak luput berkat dukungan nyata dari Raja Salman Bin Abdulaziz dan Presiden RI.

 

“Kami sangat senang dan mengapresiai atas dukungan itu dan juga partisipasi seluruh WNI di Arab Saudi yang penuh kebersamaan gotong royong menyukseskan festival ini,” tambah Agus.

 

Dubes RI menegaskan, tampilnya Indonesia di Festival Budaya Janadriyah ini satu2nya negara tamu kehormatan ini wujud nyata dialog antar budaya dan peradaban nusantara dengan peradaban Timur Tengah pertama kalinya. (Adi Prasetya; ADP; Bahan dari : https://www.beritasatu.com/seni/532550-festival-janadriyah-ditutup-warga-arab-terpukau-budaya-indonesia.html)-FatchurR *

(beritasatu.com)-Riyadh;  Seniman indonesia tampil memukau warga Arab Saudi dan masyarakat kawasan Timteng sepanjang pagelaran Festival Budaya Janadriyah ke-33. Festival Budaya Janadriyah ini pesta budaya tahunan yang digelar Kementerian Garda Nasional Arab Saudi. Festival ke-33 ini digelar 21 hari, dan ditutup (10/1/19).

 

Garda Nasional Arab Saudi penyelenggara festival menegaskan, pameran dan penampilan seni budaya yang ditampilkan Indonesia memukau dan menarik warga Arab. Di acara penutupan, Saud Al Rumi, Dirjen Festival Janadriyah Kementerian Garda Nasional Arab Saudi menyatakan, pameran dan pertunjukkan seni budaya yang ditampilkan Indonesia istimewa dan memukau warga Arab Saudi.

 

Teristimewa pawai karnaval yang mengelilingi kawasan Janadriyah. Kesuksesan partisipasi Indonesia ini diyakini akan semakin memperkokoh hubungan kedua negara. “Negara Anda adalah negara kami, dan negara kami adalah negara Anda,” ujar Al Rumi.

 

Pada festival budaya terbesar di Arab Saudi ini, Indonesia menyajikan atraksi2 seni di panggung utama 240 kali pertunjukkan melibatkan 600 seniman yang didatangkan dari Indonesia. Mulai pencak silat, tari saman, aneka tarian, gamelan, hingga reog Ponorogo. Sebagai tamu kehormatan di festival budaya Janadriyah ke-33, Indonesia dinilai penyelenggara meraih sukses.

 

“Penampilan kita jadi magnit pengunjung festival yang 2019 mencapai lebih dari 10 juta pengunjung. Mereka tak hanya datang dari negara2 teluk tapi juga dari negara di luar teluk. Separuh lebih juga mengunjungi paviliun dan panggung seni Indonesia,” kata Dubes RI untuk Kerajan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, melalui siaran pers yang diterima BeritaSatu (14/1).

 

Agus melukiskan, para penonton datang sejak jam empat sore. Mereka memenuhi arena pavilium Indonesia sampai hampir tengah malam. Antusiasme dan sukses Indonesia ini, menurut Dubes Agus, tak luput berkat dukungan nyata dari Raja Salman Bin Abdulaziz dan Presiden RI.

 

“Kami sangat senang dan mengapresiai atas dukungan itu dan juga partisipasi seluruh WNI di Arab Saudi yang penuh kebersamaan gotong royong menyukseskan festival ini,” tambah Agus.

 

Dubes RI menegaskan, tampilnya Indonesia di Festival Budaya Janadriyah ini satu2nya negara tamu kehormatan ini wujud nyata dialog antar budaya dan peradaban nusantara dengan peradaban Timur Tengah pertama kalinya. (Adi Prasetya; ADP; Bahan dari : https://www.beritasatu.com/seni/532550-festival-janadriyah-ditutup-warga-arab-terpukau-budaya-indonesia.html)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button
Close
Close