Kesehatan

Yang Perlu Dipahami Diabetasi Saat Berpuasa

(suaramerdeka.com)-SEMARANG; Penderita diabetes melitus (DM) perlu memperhatikan beberapa hal saat menjalani ibadah puasa. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Endokrin Metabolik dan Diabetes, RSI Sultan Agung Semarang, dr Nur Anna C Sadyah SpPD KEMD FINASIM mengemukakan :

 

Penjadwalan makan, aktivitas, termasuk minum obat harus disesuaikan. “Khusus pasien DM, ada hal2 penting yang perlu dipahami supaya penderita bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar” kata Anna, Jumat (26/4).

 

Yang sering terjadi pada penderita DM saat berpuasa, justru kelebihan pola makan dan kurang tidur. Karena itu, kandungan karbohidrat dan lemak yang dikonsumsi perlu diatur. “Ada istilah terapi nutrisi medis, pola makan yang benar untuk pasien DM, termasuk saat berpuasa,” ujarnya.

 

Mereka disarankan menghindari minuman yang cenderung manis, sebagai contoh kolak. Jika pasien terpaksa ingin mengonsumsinya, ada baiknya gula yang digunakan harus yang nonkalori.

“Untuk sahur sebagaimana sunah rasul, lakukan saat akhir jelang imsak. Makanan yang dipilih karbohidrat kompleks, yang mengandung serat, misalnya umbi2an” ujarnya. Begitu juga kurma, perlu diperhitungkan atau tidak disarankan mengonsumsi berlebihan. Selain itu, pasien DM disarankan memperbanyak minum air putih.

 

Terkait aturan minum obat, penderita DM dianjurkan berkonsultasi dulu dengan dokter. Hal ini untuk menyesuaikan dosis obat yang akan diminum selama brpuasa. “Kalau pasien yang biasanya sehari sekali minum obat, itu dilakukan sebelum makan berbuka. Jika 2x, berarti diminum pada saat sebelum sahur (dosis setengah) dan setelah berbuka,” imbuhnya.

 

Adapun berkaitan dengan aktivitas, pasien DM perlu merubahnya. Olahraga yang biasanya dilakukan ketika pagi haru, disarankan diganti sebelum waktu berbuka atau setelah salat tawarih.

 

Dikatakan pula, penderita DM seharusnya sudah mulai belajar berpuasa dengan melakukan puasa sunah. Dilakukan sejak sebulan sebelum memasuki bulan ramadan.

 

“Khusus pasien DM kategori sangat tidak terkontrol gulanya, secara medis tidak dianjur berpuasa. Saran saya, konsultasi dengan dokter untuk menyesuaikan pola makan dan dosis obat,” jelasnya. (Eko Fataip/CN19/SM Network; Bahan dari : https://www.suaramerdeka.com/kesehatan/baca/182336/hal-penting-yang-perlu-dipahami-penderita-dm-saat-berpuasa)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close