Iptek dan Lingk. Hidup

Kompleks Candi Prambanan Dilengkapi 8 Tanaman Baru

(beritasatu.com)-YOGYAKARTA; Keberadaan 60 candi di p. Jawa kini jadi sorotan, mengingat saat ini Candi jadi destinasi wisata yang mulai digemari wisatawan asing (wisman) dan wisnus. Untuk itu kesejahteraan lingkungan candi mulai kembali diperhatikan.

 

Disampaikan GM PT Taman Wisata Candi (TWC) Unit Candi Prambanan, Aryono Hendro Malyanto, sedikitnya 8 semak berbunga baru akan tumbuh di kawasan Candi Prambanan, yakni Pulai, Tanjung, Sawo Kecik, Bodhi, Nagasari, Kepel, Keben, dan Maja.

 

Kehadiran tananaman ini diharapkan meneduhkan kawasan candi, mengingat kunjungan wisatawan ke Candi Prambanan tahun 2018 lebih dari 2,4 juta orang, wisnus dan wisman. Pada libur Lebaran-2019 lebih 50.000 pengunjung yang berwisata di ke Candi Prambanan.

 

Melihat animo besar ini, TWC bersama ratusan mahasiswa terlibat program Candi Darling: Hijaukan Kawasan Candi, (26/6/2019) menanam ratusan pohon dan ribuan semak berbunga di komplek candi.

 

Kawasan Candi Prambanan di Kabupaten Klaten dan Kab-Sleman ini memiliki 4 candi yaitu Candi Roro Jongrang, Candi Bubrah, Candi Lumbung dan Candi Sewu. Sedikitnya, ada 8 semak berbunga baru yang akan menghiasi kawasan candi.

 

Untuk menghijaukan kawasan candi, TWC dan tim lain melibatkan generasi milenial dari berbagai universitas di sekitar DIY dalam gerakan Candi Darling atau Candi Sadar Lingkungan.

 

Dikatakan FX Supanji penggagas Candi Darling, program penghijauan sengaja mengajak generasi milenial untuk peduli dan terlibat melakukan aksi nyata, bergerak bersama dan mengejar mimpi masa depan tanpa menambah jejak2 kerusakan pada bumi.

 

“Prakarsa menggerakkan generasi milenial, khususnya mahasiswa agar lebih peduli pada lingkungan. Program ini diharapkan menumbuhkan rasa memiliki dan bangga karena mereka berperan serta menghijaukan situs2 cagar budaya Indonesia,” ungkap FX Supanji saat ditemui di sela-sela penanaman semak berbunga di kawasan Candi Roro Jongrang.

 

Dalam kegiatan perdana gerakan Candi Darling melibatkan 500 mahasiswa yang bergabung dari UGM, Universitas Sanata Dharma, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Atmajaya Yogya, Institut Seni Indonesia, Universitas Kristen Duta Wacana, dan beberapa universitas lainnya.

 

Penanaman serentak ini diharapkan menumbuhkan 250 pohon dan 5.000 semak berbunga yang terdiri dari 25 varietas pohon di kawasan candi yang ikonik.

 

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY Dra Zaimul Azzah, mengatakan Candi Darling bisa semakin menumbuhkan rasa cinta generasi muda pada peninggalan para leluhurnya. Terlebih, kompleks Candi Prambanan dan Candi Sewu termasuk dalam daftar UNESCO yang artinya diakui sebagai warisan dunia.

 

“Dengan teduhnya wilayah candi, bukan tidak mungkin generasi milenial ini makin sayang dengan peninggalan sejarah. Dan paradigma sejarah itu membosankan akan hilang dengan semakin cantiknya candi-candi di Indonesia,” tutur Azzah.

 

Kegiatan Candi Darling ini juga memberi paparan edukasi mengenai fenomena pemanasan global yang terjadi akibat kegiatan manusia. Edukasi yang dikemas dengan format talk show menghadirkan youtuber Andovi da Lopez dari Skinny Indonesian 24 serta rapper, Igor Saykoji.

 

(Elvira Anna Siahaan / EAS; Bahan dari : Beritasatu.com dan https://www.beritasatu.com/gaya-hidup/561500/kompleks-candi-prambanan-dihiasi-delapan-tanaman-baru)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close