Islam

Kekayaan Yang Didapat Orang Hijrah Di Jalan Allah Ta Ala

(muslim.okezone.com)-BERHIJRAH dimaknai kebangkitan menuju perubahan untuk yang lebih baik dan berkah. Dengan berhijrah, tentu mendapatkan beberapa kemuliaan dari Allah SWT dan Rasulullah SAW.

 

Poses perjalanan hijrah tidak mudah. Berbagai tantangan dan godaan menerpa yang seakan jadi alat penguji keimanan. Perlu diingat bahwa dalam berhijrah, ke perubahan lebih baik, akan mendatangkan keberkahan terlebih jika dilakukan untuk Allah Azza wa jalla semata.

 

“Siapa yang berhijrah menuju kebaikan maka Allah jaminkan kekayaan pada dirinya tanpa harta. Hal ini tertulis dalam hadits :  ‘Siapa yang berhijrah, meninggalkan hina dan maksiatnya dan berpindah pada kemuliaan dan ketaatan, maka Allah akan perkaya dirinya tanpa harta,” ujar Habib Jamal bin Toha Ba’agil, dikutip dari akun Youtube Anwaruttaufiq, (21/8/2020).

 

Maksud dari kaya tanpa harta ialah diberikan kekayaan hati. Hatinya dibuat tenteram. Ada orang yang hatinya tenteram tetapi bergantung dengan harta.

 

Kalau orang yang meninggalkan kemaksiatan menuju ketaatan, pertama akan diberikan kekayaan tanpa harta, kaya hatinya, lapang hatinya. Orang yang kaya hatinya akan lebih kaya dari orang yang punya uang tetapi haus dengan kekayaan.

 

Tanda akan kekayaan hati adalah perasaan senantiasa bersyukur atas segala hal yang dimiliki dan segala nikmat yang Allah Subhanahu wa ta’ala berikan.

 

“Sebagaimana dikatakan Imam Syafii: ‘Bila engkau memiliki hati yang kaya akan merasa puas dengan yang Allah berikan walau hanya sedikit. Maka engkau dengan orang yang banyak harta tidak ada bedanya’,” jelas Habib Jamal. Wallahu a’lam bishawab.

 

(han; Saskia Rahma Nindita Putri; Bahan  dari :  https://muslim.okezone.com/read/2020/08/21/330/2265290/ini-kekayaan-yang-akan-didapat-orang-hijrah-di-jalan-allah-ta-ala)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close