Islam

Puncak Kenikmatan Manusia Bukan Surga Lagi

(muslim.okezone.com)-PUNCAK kenikmatan tertinggi manusia adalah ketika ia bertemu dan mengenal sang Maha Pencipta, Allah SWT. Dalam hadits Qudsi yang disampaikan langsung oleh Allah SWT melalui Nabi Muhammad yang Artinya:

 

“Wahai hambaku, andaikan Aku memberitahumu kenikmatan yang ada di dalam ru’yah (bertemu atau mengenal Allah) tentu engkau bersedih hati ketika masuk surga (tidak bertemu Allah).”

 

“Puncak kenikmatan dan kebahagiaan manusia, itu saat bertemu Allah SWT. Dalam tingkatan tertentu, surga itu tidak ada apa-apanya dibanding bisa bertemu dengan Allah SWT,” kata pendakwah KH Buya Syakur Yasin MA dalam sebuah tausyiahnya dikutip dari video di Youtube Tasawuf TV, Senin (24/8/2020)

 

Buya Syakur menerangkan cara seorang makhluk mampu bertemu dengan Tuhannya. Selain melakukan ibadah yang sudah diwajibkan oleh Allah, Rasul dan para ulama.

 

“Syarat manusia bisa ketemu, dengan membawa hati yang tidak punya penyakit sedikitpun. Jadi harus baik. Seseorang yang datang pada Allah dengan hati baik. Apakah yang rajin shalatnya, hatinya baik? Belum tentu.” ucapnya kepada para jama’ah. Buya Syakur menganalogikan pertemuan dengan Allah, ibarat manusia bertemu kekasihnya di dunia.

 

“Ibarat kalian datang ke rumah kekasih, dan kalian tidak ketemu penghuninya, bagaimana rasanya? Ya begitulah ibarat manusia masuk surga, tapi tidak ketemu pencipta surganya, pasti tidak ada kenikmatan” terangnya. “Yang menentukan amal kita, adalah kualitas shalatnya, bukan shalatnya. Allah menyinggung orang-orang yang shalat dalam Al Qur’an, seperti dalam ayat berikut

 

Allah SWT yang artinya :

“Celakalah orang yang sholat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap sholatnya,”

“yang berbuat riya’, dan enggan (memberikan) bantuan.” (QS. Al-Ma’un 107: Ayat 4-7)

 

Ayat itu menyinggung orang-orang yang rajin sholat, tapi tidak mau menolong orang lain.

“Lebih baik, jika anda bercita-cita, tidak hanya ingin masuk surga saja, tapi juga ingin bertemu Allah SWT. Sebab jika anda bertemu dengan Allah, surga itu tidak ada apa-apanya” pungkasnya.

 

(sal; Yudistira;  Bahan  dari :  https://muslim.okezone.com/read/2020/08/24/330/2266517/puncak-kenikmatan-tertinggi-manusia-bukan-surga-tapi)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close