Islam

Zona Muhasabah GeMA Jumat pagi – Al ‘Alim – Maha Mengetahui

(Oleh : Suradi-Tangerang Selatan; Jumat, 26  Maret  2021)-

Ayat  Al Quran yang mendasarinya.

(Q.S.30:54) “Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia jadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.”

Contoh : Manusia mengetahui akan turun hujan namun tidak kuasa memastikan dimana hujan itu turun

(Q.S.34:26) “Katakanlah: “Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dialah Maha Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui”.”

(Q.S.18:109) “Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)”.”

Pengaruh positif.

Terjaga dari kesombongan hanya karena ‘memiliki’ sedikit ilmu, terjaga dari kebodohan karena kita berusaha mempelajari ayat-ayatNYA dan terjaga pula dari kemaksiatan karena yakin ALLAH Maha Mengetahui semua yang kita lakukan.

Aplikasi dalam kehidupan.

Allah maha memiliki ilmu, pengetahuan Allah mampu mengungkap hal terkecil sekalipun sehingga tampak jelas bagi Allah, dengan ilmuNya yang tiada terbatas, Allah mengetahui segala-galanya.

Semakin berusaha menambah ilmu dan menjauhi hal-hal yang dapat menghalangi kita dari keberkahan ilmu. Ikatlah ilmu dengan menulis dan mengajarkannya kepada orang lain,

Kita luruskan niat kita bahwa pujian hanya kepada Allah, beramal dan beribadah hanya karena Allah. Ilmu yang tinggi derajatnya adalah ilmu tauhid. Menuntut ilmu sejak lahir hingga ke liang lahat sehingga tidak ada pembatasan umur dalam menuntut ilmu termasuk ilma Asmaul Husna ini.

Tahapan ilmu.  

Ilmu ada 3 tahapan. JIka seseorang memasuki tahapan pertama, dia akan sombong. Jika memasuki tahapan kedua, maka dia akan rendah hati. Jika dia memasuki tahapan ketiga, maka dia akan merasa bahwa dirinya tidak ada apa-apanya (Umar bin Khattab)

Mutiara hikmah.

Barang siapa yang menghendaki kebahagiaan dunia maka capailah dengan ilmu, barangsiapa yang menghendaki kebahagiaan akherat capailah dengan ilmu dan barangsiapa yang menghendaki kebahaguaan dunia dan akherat capailah dengan ilmu juga.

(Catatan kecil : Suradi-Tangerang Selatan, sumber GeMA Jumat pagi, 26 Maret 2021 bersama Ustadz Abdul Haris Muchtar)-FR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close