Psikologi

Arti persahabatan

Kadang sahabat yang suka traktir kita makan, bukan karena mereka berkelebihan, tetapi mereka meletakkan persahabatan melebihi uang. Kadang sobat yang sering mengirim BB, SMS, atau WA, bukan karena mereka kurang kerjaan, tetapi karena mereka ingat dan memiliki perhatian kepada kita.

 

Terkadang sahabat yang mohon maaf lebih dulu setelah bertengkar bukan karena salah, tapi karena mereka menghargai orang di sekelilingnya. Suatu hari nanti, kita akan terpisah, kita akan terkenang obrolan2 yang pernah ada. Hari berganti hari, tahun berganti tahun. Suatu hari, anak dan cucu kita akan melihat foto2 ketika kita masih bersama, dan mereka bertanya: Siapa mereka eyang ….?”
Dan kita masih bisa tersenyum, walau dengan linangan air mata …… ternyata mereka satu persatu pergi meninggalkan kita. Padahal, bersama mereka sering kita jumpai hari2 indah dan bahagia. Persahabatan tidak pernah memanfaatkan. Persahabatan tidak pernah menghitung untung dan rugi. Persahabatan selalu berlandaskan hati yang tulus dan murni. Persahabatan tidak lekang dimakan zaman.
Pada saat sebagian besar orang hanya menaruh perhatian pada kesuksesan, ada sebagian kecil orang yang peduli pada kondisi kesehatan Anda, itulah arti persahabatan sejati. Meski kini tidak sering bertemu, tetapi selalu diingat dan dikenang. Itulah sahabat. (Bandung, 4 Desember 2015; Wassalam, Muchtar A.F ; www.startc.co dan www.muchtar-af.blogspot.com ; FB & YouTube: Muchtar A.F – Twitter: @Muchtar_AF)-FR

————

 

Sajian lainnya berjudul : Untuk Ibu-yang lebih manis

Seorang anak kecil memegang dua buah apel di kedua tangannya. Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya “Sayang.., boleh Mama minta satu?” Si anak memandang ibunya beberapa detik, kemudian dengαή cepat menggigit kedua apelnya, bergantian …

Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, senyumnya telanjur luntur dari wajah nya. Sampai kemudian si anak menyodorkan salah satu apel yang telah digigitnya tadi kepada ibunya. Dengan sukacita dαn senyum ceria dia berkata : “Ini untuk Ibu, yang ini LEBIH MANIS”
Hening, ternyata anak ingin memberi yg terbaik buat ibunya….makanya si anak memastikannya

Tidak ada kata2 yg terucap dari bibir ibunya, kecuali senyum dan bola matanya yang berkaca-kaca….tak terasa mengalir air matanya. Siapapun Anda, seberapapun pengalaman & pengetahuan Anda, jangan tergesa-gesa menilai seseorang, siapapun dia.

 

Bersabarlah. Janganlah anda menghakimi, supaya anda tidak akan dihakimi. Berilah kesempatan ke tiap orang untuk memberi penjelasan, dengαή caranya sendiri. Tetaplah menjadi orang yg sabar n bijaksana (MBR-72)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button
Close
Close