RSS Feed     Twitter     Facebook

Bersikap Rendah Hati seperti Rosululloh

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 26 views    Font size:
Bersikap Rendah Hati seperti Rosululloh

(republika.co.id)-JAKARTA; Pamor dan limpahan harta sering menyeret orang jadi jumawa. Ia tinggi hati dan memandang orang sebelah mata. Lalu, ia menuntut orang lain memberi penghormatan ke dirinya atas status sosialnya. Namun, Muslim yang meneladani nabinya, Muhammad SAW, tak akan demikian.

 

Rosul diakui secara luas beliau manusia istimewa, sebagai utusan Allah SWT dan karena perangainya. Para sahabat dan lawan mengakui kedudukannya tinggi itu. Namun, dia tak merasa perlu bersikap congkak, sebaliknya ia rendah hati.

 

Sopian Muhammad dalam karyanya, Manajemen Cinta Sang Nabi, menceritakan, saat berkumpul, Rasul tak mengizinkan sahabat2nya berdiri atau menyambut ketika datang. Tulusnya cinta ke sahabat2nya, membuat Muhammad merasa tak perlu diperlakukan dengan sikap penghormatan berlebihan.

 

Dia duduk sama rendah dengan sahabat2 dan berdiri sama tingginya. Statusnya yang mulia tak mencegahnya berbaur. Dalam perjalanan, Rasulullah dan sahabatnya menyembelih seekor domba. Tugas pun dibagi di antara para sahabat untuk mengolah daging domba tersebut.

 

Ada yang mencari kayu bakar, menyiapkan tempat memasak, serta mengolah daging dan memasaknya. Utusan Allah itu melibatkan diri dalam pembagian tugas tersebut, yaitu mencari kayu bakar. Para sahabat tentu tak enak hati melihat junjungan mereka ikut bersusah payah mencari kayu bakar.

 

Mereka meminta Rasulullah tak usah repot ikut mencari kayu bakar. Namun dengan tenang, menjawab para sahabatnya itu. Saya tak ingin lain sendiri dibandingkan sahabat-sahabatku. Allah tak senang melihat seseorang berbeda dari sahabat-sahabatnya,” katanya menegaskan.

 

Imam Syafii menyampaikan pandangannya, sifat rendah hati (tawadhu) seperti yang ditunjukkan Rasulullah menuntun orang pada keselamatan, menciptakan keakraban, menghilangkan kedengkian dan persegketaan. Rasa cinta, jadi buah dari sikap rendah hati ini. (Agung Sasongko; Bahan dari :  Dialog Jumat Republika dan https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/19/01/23/plslip313-bersikap-rendah-hati-seperti-rasulullah)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code